ZachXBT Bongkar Sindikat China yang Cuci US$1 Miliar untuk Hacker Korut

Jejak pencucian dana yang melibatkan Lazarus Group mulai terbuka. Kali ini, bukan hanya transaksi on-chain yang berbicara, tetapi penyusupan langsung ke jaringan yang membantu hacker Korea Utara.

Lewat utas yang diunggah pada Senin (05/10/2026), ZachXBT mengungkap bagaimana dirinya menyamar sebagai pelanggan, mempertaruhkan ratusan ribu dolar, dan menggali informasi dari jaringan pencucian dana tersebut.

Nyamar Jadi Klien, Modal Rp6 Miliar Dipertaruhkan

Cerita ini bermula pada Februari 2025, hanya beberapa hari setelah peretasan Bybit. Saat itu, ZachXBT menyusup ke jaringan pencucian dana dengan berpura-pura menjadi pelanggan yang membutuhkan jasa mereka.

Dalam prosesnya, ia berhubungan dengan salah satu operator, kemudian menjalankan sejumlah transaksi secara bertahap untuk membangun kepercayaan sekaligus mendapatkan akses lebih dalam ke jaringan tersebut.

“Dengan menyamar sebagai klien, saya mengumpulkan informasi yang membantu proses pembekuan dana terkait eksploitasi Bybit pada Februari 2025 serta mengidentifikasi aktivitas ilegal secara on-chain,” tulisnya.

Username Telegram Sindikat China yang Diduga Membantu Lazarus Group Mencuci Aset Kripto Curian - ZachXBT
Username Telegram Sindikat China yang Diduga Membantu Lazarus Group Mencuci Aset Kripto Curian – ZachXBT

Upaya tersebut tidak main-main. ZachXBT menggelontorkan US$349.700 dalam bentuk stablecoin USDC atau sekitar Rp6,24 miliar, sekaligus rela menanggung kerugian sekitar lima persen pada setiap transaksi yang dilakukan.

BACA JUGA:  BCH Comeback? CME, ETF dan Altseason Jadi Pemicu Baru

Kerugian itu menjadi bagian dari penyamarannya. Semakin banyak transaksi, semakin besar peluang ZachXBT mendapat kepercayaan Jimmy dan menggali informasi mengenai operasi pencucian dana di berbagai wilayah.

“Jimmy mulai membicarakan rencana pemindahan dana Bybit untuk DPRK sebelum transaksi itu terjadi, sekaligus membagikan sejumlah informasi dasar mengenai operasi mereka di Hong Kong dan Tiongkok daratan,” tuturnya.

IKLAN
Urban Stretch Centre Medan

Operator Pencucian Dana Bocorkan Jalur Kripto Curian

Kepercayaan yang dibangun perlahan mulai membuahkan hasil. Salah satu petunjuk terkuat muncul ketika Jimmy memberi tahu bahwa dana akan dipindahkan ke Solana, bahkan sebelum perpindahan tersebut benar-benar terjadi.

“Sehari sebelumnya, dia mengatakan dana akan dipindahkan ke Solana, dan keesokan harinya memang terjadi,” jelas ZachXBT. Menurutnya, Jimmy bahkan mengklaim timnya mencuci sebagian besar dana hasil peretasan Bybit.

Informasi tersebut membawa ZachXBT menuju tiga address crypto Solana. Dari sana, ia berhasil mengidentifikasi klaster dana terkait peretasan Bybit senilai lebih dari US$12 juta yang bergerak melalui sejumlah jaringan.

BACA JUGA:  Harga Bitcoin Belum Temukan Bottom? Analis Soroti 35 Hari Krusial
Alur Transaksi Pencucian Dana Peretasan Bybit - ZachXBT
Alur Transaksi Pencucian Dana Peretasan Bybit – ZachXBT

Jejaknya tidak berhenti pada satu aset. Dana tersebut melibatkan BTC, ETH, SOL, hingga jaringan Tron, memperlihatkan bagaimana aset dipindahkan lintas blockchain untuk membuat alurnya semakin sulit dilacak.

Penyamaran itu akhirnya membuahkan tindakan nyata. Tether membekukan sekitar 442.000 USDT yang terhubung dengan klaster tersebut, sementara informasi yang dikumpulkan ZachXBT turut dibagikan kepada aparat penegak hukum.

Jejak Jaringan Berlanjut ke Kasus Peretasan Bitget

Temuan dari kasus Bybit bukan akhir cerita. Pola serupa kembali terlihat pada September 2026, ketika ZachXBT mengaitkan sejumlah aktor dengan pencucian dana hasil eksploitasi Bitget senilai US$387,5 juta.

Keterkaitannya semakin terlihat ketika lima alias ikut disorot, yakni Cc, jack, Melon, lolo atau Marin, serta HELP ME. Beberapa bahkan meminta bantuan secara terbuka melalui Discord dan Telegram.

“Pelaku ilegal asal Tiongkok yang mencuci dana dari eksploitasi Bitget senilai US$387 juta atas nama penyerang yang diduga berasal dari Korea Utara secara terbuka meminta bantuan di server Discord dan Telegram,” tulis ZachXBT.

Oknum Tiongkok Diduga Bantu Peretas Bitget Cuci Kripto Curian

Jika pada kasus Bybit jalurnya terbuka melalui penyamaran, kasus Bitget memperlihatkan seberapa cepat dana dapat berpindah. Hanya dalam hitungan jam, aset curian sudah tersebar ke beberapa jaringan berbeda.

BACA JUGA:  Kenalan dengan Lazarus Group, Hacker yang Diduga Retas Bitget

“Dalam tiga jam pertama setelah eksploitasi, US$387 juta meninggalkan Bitget melalui 23 transfer dan mendarat di empat jaringan: Ethereum 49,7 persen, XRP 40,8 persen, Zcash 7,6 persen, dan Tron 1,8 persen,” tulis Chainalysis.

Pelacakan kemudian dipercepat menggunakan otomatisasi berbasis AI untuk mencocokkan aliran dana yang berpindah melalui berbagai protokol dan bridge, sehingga jejak lintas jaringan dapat direkonstruksi lebih cepat.

Rangkaian kasus tersebut memperlihatkan kompleksnya jaringan pencucian dana Lazarus Group. Meski aset berpindah lintas blockchain, jejak on-chain tetap membuka peluang bagi investigator dan penegak hukum untuk melacaknya.

Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita Bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [dp]


Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.

Terpopuler

Terkini

Warta Korporat

Terkait