Dinamika pasar kripto belakangan ini diwarnai oleh pergerakan mengejutkan dari sejumlah altcoin. Bukan Bitcoin atau Ethereum yang mencuri perhatian, melainkan persaingan menarik antara Zcash (ZEC) dan Aster (ASTER) yang kini menjadi sorotan utama.
ZEC Capai Puncak Usai Rally Liar
Performa Zcash dalam sebulan terakhir terlihat sangat impresif. ZEC naik 160 persen dari US$160 hingga menyentuh US$429. Namun, menurut Lingrid, melalui analisis yang diunggah pada Selasa (04/11/2025), rally tersebut telah mencapai puncaknya dan berpotensi memasuki fase konsolidasi.
ZEC saat ini bergerak dalam struktur kanal naik, dengan beberapa pola teknikal terbentuk di sepanjang perjalanannya seperti triangle dan flag pattern. Breakout dari flag pattern terakhir mendorongnya menembus US$420 hingga mencapai US$500, yang menjadi batas atas.
Area resistance tersebut kini terlihat sebagai titik jenuh beli (overbought zone) yang berpotensi besar untuk memicu tekanan jual dalam jangka pendek.
“Pola kenaikan vertikal seperti ini sering kali mengundang fase pendinginan, dan grafik menunjukkan potensi penurunan menuju area tengah kanal atau support lokal sebelum tren menentukan pergerakan impuls berikutnya,” jelas Lingrid.

Level penting yang menjadi perhatian saat ini berada pada garis support kanal di kisaran US$420–US$440. Jika gagal bertahan di area tersebut, potensi koreksi lebih dalam menuju target line di sekitar US$380–US$400 dapat terjadi.
Meski begitu, tren utama Zcash (ZEC) masih tergolong bullish, dan koreksi ke area support justru bisa membuka peluang beli baru jika terjadi pantulan (rebound) kuat terjadi dari level tersebut.
Struktur Bullish ASTER Mulai Terbentuk
Saat ZEC mulai melemah, ASTER justru membentuk struktur bullish. Menurut Lingrid, altcoin ini baru saja memantul dari garis support menanjak setelah koreksi panjang dari ATH. Sinyal ini menunjukkan melemahnya tekanan jual dan mulai menguatnya dominasi pembeli.
Secara teknikal, grafik menunjukkan beberapa triangle pattern selama fase penurunan, menandakan kompresi volatilitas. Setiap pola diikuti pelemahan tekanan jual dan rebound. Penurunan terakhir terlihat sebagai exhaustion move, bukan awal tren turun baru, sehingga memperkuat potensi rebound.

Saat ini, ASTER bertahan di atas garis support yang menjadi fondasi penting bagi kelanjutan tren naik. Selama area ini tetap terjaga, prospek kenaikan tetap terbuka. Area US$1,3 hingga US$1,4, menjadi zona krusial yang akan menentukan arah pergerakan berikutnya.
“Jika pihak bullish terus mempertahankan area dasar ini, ASTER masih memiliki ruang untuk bergerak naik menuju garis target yang telah ditentukan,” tulis Lingrid pada analisisnya.
Dengan pergerakan yang kontras antara ZEC dan ASTER, pasar altcoin menunjukkan dinamika baru yang menarik. Sementara ZEC kehabisan tenaga setelah reli panjang, ASTER justru mulai membangun fondasi untuk potensi kenaikan berikutnya. [dp]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.



