30 Persen Warga London Ingin Investasi di Kripto

262
IKLAN

Survei terbaru mengungkapkan, 30 persen warga London berencana berinvestasi di kripto. Angka ini dua kali lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 13 persen, seperti dilansir CCN, Senin (25/09). Hasil itu diungkap oleh lembaga survei Atomik atas penugasan Rathbone Investment Management, dengan jumlah responden 1503 orang dewasa yang tersebar di berbagai wilayah di Inggris.

Direktur Investasi Rathbone Robert Hughes-Penney menyebutkan peningkatan kesadaran publik dan market bullish tahun 2017 sebagai pemicu minat yang semakin tinggi.

“Keuntungan menggiurkan yang diperoleh pengguna dini Bitcoin dan uang kripto lainnya, telah mendapat perhatian luas. Para investor dini ini diikuti oleh orang lain yang ingin meraup keuntungan serupa,” kata Rathbone.

Survei tersebut menemukan 37 persen orang dewasa, lebih muda dari 35 tahun menunjukkan minat berinvestasi di aset digital, sementara hanya 4 persen orang lebih tua dari 45 tahun yang mempertimbangkan investasi tersebut.

Walaupun aset digital sangat digemari investor London, lebih banyak orang yang menyimpan uang di instrumen investasi tradisional seperti tabungan atau saham. Survei tersebut menyatakan, satu dari delapan investor kripto di ibukota Inggris itu menyebut uang digital seperti Bitcoin dan Ethereum membuat kekayaan mereka meningkat, sedangkan di bagian lainnya di Inggris, hanya empat persen yang mengatakan hal serupa.

Hughes-Penney menambahkan angka-angka ini menunjukkan ada sejumlah investor di London yang memiliki target investasi jangka pendek. Para investor ini lebih rentan terhadap demam kripto, sementara di luar ibukota, investor lebih bersikap hati-hati dan menghindari kelas aset beresiko tinggi.

Survei sebelumnya pada Juni menyatakan seperempat kaum milenial Inggris lebih suka Bitcoin dibandingkan dengan investasi properti. Mereka melihat aset digital sebagai peluang yang lebih menjanjikan dibandingkan pembelian properti fisik. Survei lain oleh Blockchain Capital di tahun ini menunjukkan, kaum milenial lebih memilih Bitcoin daripada saham, obligasi pemerintah dan emas.

Sebagai warga kota yang menjadi pusat keuangan dan teknologi finansial internasional, dukungan masyarakat London untuk berinvestasi kripto menunjukkan harapan. Kota London sendiri menjadi rumah bagi beragam proyek dan firma kripto.

Misalnya TransferGo, sebuah layanan pengiriman uang, membuka perdagangan kripto sebagai respons terhadap permintaan yang tinggi akan aset digital. London bagian timur meluncurkan mata uang kriptonya, yakni Local Pound untuk mendorong sektor bisnis lokal. Sementara itu, CoinBase baru-baru ini menerima Poundsterling sebagai mata uang pembayaran di platform-nya agar memudahkan dan menghemat pembelian kripto bagi pelanggan dari Inggris.

Survei pada Juli yang dilakukan oleh SharesPost, menemukan 72 persen investor kripto berencana membeli lebih banyak kripto tahun ini, di mana mayoritas investor memmrediksi adopsi massal pada tahun 2025. 66 persen investor juga mengharap harga kripto naik pada tahun depan. [ed]

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini