Altseason Kripto Berikutnya Segera Tiba?

Investor kripto mencari indikator sebagai panduan membeli dan menjual aset di pasar kripto untuk meraih cuan di tengah kondisi ekonomi yang lesu. Salah satu indikator menunjukkan altcoin kripto mengalami periode altcoin season yang menguntungkan.

Per 19 September 2022, 69 persen dari 50 aset kripto teratas memperlihatkan performa lebih baik dibanding Bitcoin (BTC) dalam kurun waktu 90 hari terakhir. Data Blockchain Center berkata, hal tersebut berarti altseason sedang berlangsung.

Altseason Kripto Akan Datang?

Menurut Indeks Altcoin Season Blockchain Center, periode tersebut dinyatakan ketika 75 persen dari 50 aset kripto teratas lebihg menguntungkan dibanding BTC selama kurun waktu 90 hari.

Aset yang tergolong sebagai altcoin tidak mencakup stablecoin dan kripto dengan jaminan aset.

Di antara 50 kripto teratas, solusi liquid staking bagi Ethereum, LIDO (LDO), adalah altcoin dengan keuntungan paling tinggi sebesar 222,4 persen dalam 90 hari.

LDO disusul oleh Chiliz (CHZ), token yang mentenagai platform voting penggemar Socios.com, dengan peningkatan 154,6 persen. Dalam kurun waktu sama, BTC menurun 6,6 persen.

Altcoin season adalah fase di pasar aset kripto dimana altcoin mengalahkan BTC dalam hal cuan. Tetapi, hal ini tidak memberikan jaminan keuntungan dikarenakan faktor seperti volatilitas pasar.

Musim altcoin kripto memberikan peluang bagi investor ritel untuk diversifikasi portofolio.

Seringkali, altcoin memiliki performa lebih baik dibanding BTC saat bull market. Sebab itu, jumlah altcoin yang melampaui performa BTC menjadi pertanda reli dapat terjadi bagi kedua aset tersebut.

Di saat yang sama, altcoin season sebelumnya berpapasan dengan dominasi pasar BTC. Altseason ditandai oleh investor memindahkan modal dari BTC ke aset lain demi mencari cuan lebih besar.

Peluang altseason ditandai oleh dominasi pasar BTC yang belakangan ini menurun sebab modal beralih ke produk lain. Menurut data CoinMarketCap, dominasi BTC berada pada angka 39,3 persen.

Investor yang mengawasi pertanda musim altcoin kripto mengutamakan waktu tepat untuk membeli atau menjual. Waktu beli atau jual yang telat membuat investor mengamankan diri dari resiko memakai strategi perdagangan.

BTC berusaha bertahan di tengah kondisi pasar lesu di kisaran harga US$20 ribu. Finbold melansir, BTC diperdagangkan pada harga US$18.600, menurun 7 persen dalam 24 jam terakhir. [ed]

Terkini

Warta Korporat

Terkait