Cukong Lakukan Aksi Jual, Harga Bitcoin Kuat Tak Tersangkal

Kendati cukong Bitcoin (whale) menjual simpanan BTC-nya, harga Raja Aset Kripto itu masih menyala dan terus menguat. Terpantau tengah hari ini, Bitcoin bertahan di kisaran US$13.100 per BTC.

Whale terpantau telah menjual Bitcoin sepanjang akhir pekan lalu, mulai 22 Oktober 2020 dan terus berlanajut. Meskipun aksi jual meningkat, Bitcoin malah terus menguat.

Dalam dunia aset kripto istilah “whale” mengacu pada pemilik Bitcoin dengan kekayaan bersih tinggi yang memiliki sejumlah besar Bitcoin.

Whale biasanya memiliki pengaruh besar di pasar, karena ukuran perdagangan mereka.

Berdasarkan data dari CryptoQuant, whale mulai menyetor Bitcoin ke bursa pada 22 Oktober 2020.

Whale cenderung menyimpan Bitcoin di cold wallet milik pribadi, bukan di bursa. Alasannya karena cold wallet adalah dompet offline yang tidak senantiasa terhubung ke Internet, guna menghindari peretasan.

Jadi, ketika whale mulai menyetor Bitcoin ke bursa, itu mungkin menandai adanya niatan untuk menjual, sehingga koreksi terjadi.

CEO CryptoQuant, Ki Young Ju mengatakan kepada Forbes, bahwa dia mengharapkan penurunan harga yang kecil, karena meningkatnya tekanan jual dari whale.

BERITA TERKAIT  Kirim Bitcoin Cepat, Streamity Mendukung Pembayaran Visa dan Mastercard

Dua hari setelah Ki menunjukkan peningkatan jumlah setoran Bitcoin oleh whale, pada 25 Oktober 2020, harga BTC turun hampir 3 persen dalam waktu kurang dari satu jam.

“Data historis menunjukkan bahwa setiap kali rata-rata arus masuk semua bursa (MA 24 jam) melebihi 2 BTC, harga kemungkinan akan bergerak secara signifikan. Untuk melihat seberapa besar pergerakan harga, kita perlu melihat Exchange Whale Ratio, 10 transaksi teratas yang mengalir ke bursa dibagi dengan total arus masuk bursa. Karena Exchange Whale Ratio tetap rendah, saya perkirakan harga akan turun sedikit,” jelas Ju, pada 23 Oktober 2020.

Sejak itu, Bitcoin secara bertahap pulih, terus naik menuju level resistensi US$13.300 sekali lagi. Analis teknikal mengantisipasi adanya tekanan di kisran US$13.000 hingga US$13.500, karena ini adalah area yang menarik bagi penjual.

Di atas US$13.000, seperti yang dikatakan oleh investor terkemuka seperti CEO Ark Invest Cathie Wood sebelumnya, ada sedikit penolakan hingga US$20.000.

Para peneliti di Whalemap, yang melacak aktivitas whale Bitcoin, juga mengatakan ada indikator yang menunjukkan fase pengambilan keuntungan dapat terjadi.

BERITA TERKAIT  Meksiko Kini Punya Asosiasi Blockchain Sendiri

“Ketika harga berada di wilayah yang belum tercapai sangat lama, maka ada aksi ambil untung. Kita sepertinya sedang mencapai puncak trendline sekarang,” kata mereka.

Secara umum, ada dua alasan utama mengapa Bitcoin mungkin terus meningkat meskipun whale mencoba melakukan aksi jual dengan menyetorkan Bitcoin-nya ke bursa.

Pertama, permintaan dan arus masuk baru ke pasar Bitcoin bisa lebih besar daripada tekanan jual baik dari whale maupun kalangan retail.

Kedua, ada tingkat permintaan dari kalangan institusi/perusahaan terhadap Bitcoin yang cukup signifikan, seperti oleh Square, MicroStrategy, Stone Ridge.

Minat terhadap aset kripto lain pun tumbuh setelah PayPal memutuskan akan meluncurkan layanan jual-beli aset kripto pada tahun ini juga.

BERITA TERKAIT  Wacana Soft Fork Bitcoin Bergulir, Diterapkan Tahun Ini Juga?

Grafik mingguan Bitcoin juga menunjukkan raihan tinggi dari kisaran tiga tahun. Perpaduan basis teknikal, makro dan fundamental dapat menyebabkan momentum Bitcoin akan terus menguat. [Forbes/red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO