spot_img
spot_img

Dibanding Emas dan Saham, Investasi Bitcoin Lebih Menjanjikan

Ada banyak pilihan instrumen investasi yang bisa dipilih untuk mengembangbiakkan uang. Anda bisa membuka usaha, bisa juga membeli emas, reksadana, saham, obligasi dan lainnya. Tetapi, Gabriel Rey, Pendiri dan CEO bursa kripto Triv.co.id justru berpendapat Bitcoin mampu memberikan imbal hasil lebih baik. Mengapa?

“Mengapa kita perlu berinvestasi? Jawabannya adalah untuk melawan inflasi. Inflasi adalah yang adalah ‘pembunuh tak kasat mata’ terhadap aset Anda. Rata-rata inflasi tahunan Indonesia adalah 3-4 persen. Itu artinya, aset finansial Anda nilainya tergerus sebesar 3-4 persen setiap tahun. Dengan kata lain, Anda harus memilih instrumen investasi yang memberikan imbal hasil di atas nilai inflasi,” kata Rey di acara Triv Roadshow, di Jakarta, Sabtu 30 Maret.

Kata Rey, berdasarkan kajian yang dilakukannya, jika horison rentang waktu investasi dilakukan selama lima tahun, ternyata, dibandingkan emas, saham dan reksadana, Bitcoin memberikan imbal hasil yang lebih besar. Rey mengatakan, dalam lima tahun terakhir, imbal hasil saham yang tercermin dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 7,4 persen per tahun. Sedangkan reksadana, rata-rata memberikan imbal hasil 8,3 persen per tahun.

“Lihatlah emas, yang selama ini dipersepsikan safe haven. Nyatanya, dalam lima tahun terakhir emas justru memberikan imbal hasil negatif yaitu -2,7 persen. Sedangkan Bitcoin dalam lima tahun mampu memberikan imbal hasil 56,3 persen per tahun.

Rey juga membandingkan dengan aset tanah sebagai investasi. Menurut Rey, sejauh pengalamannya, nilai tanah memang bisa naik 10 persen per tahun. Tetapi, untuk menjualnya tidak mudah alias tak likuid. Alhasil, kendati di atas kertas nilainya naik, tetapi ketika menemukan pembeli, harganya justru tidak sebesar valuasinya. Belum lagi beban pajak yang harus dibayarkan.

Peran Triv
Triv, kata Rey, adalah platform untuk jual beli aset digital termasuk Bitcoin. Triv memiliki dua platform yaitu Triv.co.id sebagai produk untuk brokerage dan Triv Pro sebagai marketplace atau tempat trading Bitcoin dan sejumlah kripto lainnya yang berkapitalisasi pasar besar.

“Kami sudah ada sejak tahun 2014. Jadi, kami bukanlah pemain baru di bisnis seperti ini. Dengan pengalaman dan jam terbang yang tinggi, kami juga punya derajat likuiditas yang tinggi pula. Triv dan Triv Pro, bisa memfasilitasi penarikan dan deposit rupiah secara real time dari beragam bank di Indonesia. Sebagai tempat trading, Triv Pro, kata Rey menggunakan teknologi terbaru yang mampu memfasilitasi jutaan trading per detik secara realtime,” ujarnya. [pet]

spot_img

Terkini

spot_img
spot_img
spot_img

Terkait