Fidelity: Gelombang II Pembeli Bitcoin Retail Segera Tiba

997

Fidelity Digital Assets, anak perusahaan besar Fidelity, yang fokus di aset kripto, berpendapat bahwa pembeli Bitcoin dari kalangan retail gelombang kedua, akan segera tiba.

Pernyataan itu tercantum dalam kajian terbaru Fidelity Digital Assets. Menurut mereka, masifnya informasi tentang Bitcoin yang berlalu-lalang di media sosial bisa mendorong lebih banyak lagi pembeli Bitcoin, khususnya dari kalangan retail.

Maklumlah, pengguna Bitcoin saat ini sejak tahun 2017 tidak banyak berubah, masih didominasi dari kalangan retail, bukan institusi, walaupun jumlah pengguna aset kripto secara global bertambah signifikan.

Fidelity Tingkatkan Skala Penambangan Bitcoin, Cari SDM Tambahan

Menurut Fidelity, media sosial seperti Twitter, Reddit, Telegram, YouTube dan Tik Tok mendorong adopsi ritel terhadap Bitcoin. Medium komunikasi itu disebutkan lebih efektif menyebarkan luaskan informasi daripada media massa biasa.

Universitas Cambridge: Pengguna Bitcoin Cs Global Mencapai 101 Juta

“Karena gelombang baru investor ritel ini terbiasa dengan medium komunikasi media sosial, maka perhatian mereka lebih efektif mendorong mereka membeli Bitcoin dan aset kripto lainnya,” tersebut dalam kajian itu.

BERITA TERKAIT  Pengguna dApp Blockchain Tron Tumbuh Cepat

Mengutip pernyataan Meltem Demirors dari CoinShares, Fidelity menulis bahwa: “Yang unik tentang Bitcoin adalah bahwa ia didorong oleh ritel. Media massa keuangan dan cara orang mengonsumsi informasi investasi berubah. Media sosial lebih berpengaruh daripada media massa yang notabene dikelola oleh perusahaan tertentu.”

Fidelity juga menyoroti kurangnya korelasi antara harga Bitcoin dan aset keuangan tradisional, sebab investor Bitcoin lebih berwawasan jangka panjang demi mendapatkan keuntungan.

Terkait adopsi institusi terhadap Bitcoin, Fidelity mengatakan, jikalau itu terjadi bisa meningkatkan kapitalisasi pasar Bitcoin hingga US$1,3 triliun. Tapi, syaratnya adalah porsinya setidaknya 10 persen dari portofolio investasi mereka. [red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO