Secara teknikal, harga Bitcoin masih terus terkoreksi dalam beberapa hari ke depan. Namun dalam jangka panjang masih kokoh.

Ketika artikel ini disusun, harga Bitcoin secara global diperdagangkan di kisaran US$50.447 per BTC.

Dalam rupiah, terpantau di Indodax, Pintu, Triv, Tokocrypto dan Rekeningku.com, Raja Aset Kripto itu diperdagangkan berkisar Rp729 juta per BTC.

Per 24 Februari 2021, ketika diperdagangkan US$45.193, besaran anjloknya mencapai 22,8 persen atau setara dengan US$13.400 dari harga puncaknya, US$58.000 (21 Februari 2021).

Harga terkoreksi, setelah memasuki wilayah overbought (warna merah), berdasarkan Mayer Multiple Price Bands. Kini harga berada di wilayah Bullish Extension, yang mulai menanjak kembali ke wilayah Overbought. Sumber: Digitalik.net.

Dalam dunia Bitcoin yang terkenal sangat fluktuatif, koreksi sebesar itu masih terhitung sangat wajar.

Kendati tren turun, apresiasi dan pembelian masih sangat kuat. Salah satunya adalah lewat pembelian Bitcoin oleh MicroStrategy sebesar US$1 milyar dan oleh Square senilai Rp2,3 triliun.

BERITA TERKAIT  Wolfs Group OÜ Mengumumkan Peluncuran IEO di Coinsbit

Pada timeframe 4 jam, berdasarkan data perdagangan BTC/USD di Bitstamp via Tradingview.com, pembalikan arah sudah dimulai kemarin, naik lebih dari US$4.614.

Berdasarkan indikator Squeeze Momentum, plot menunjukkan tren naik, karena bar merah tua mulai memendek. Namun, pola seperti ini masih memungkinkan tren penurunan.

Tren harga Bitcoin dalam timeframe 4 jam.

Moving Average (MA) 30 pun sudah mulai menyilang atas MA50, yang menunjukkan adanya potensi penurunan lebih lanjut, kendati harga masih berada di atas MA100.

Namun pada timeframe harian, Squeeze Momentum menunjukkan sinyal penurunan lebih lanjut, karena bar hijau tua sudah mulai memendek, walaupun bar merah tua belum muncul. Memastikan adanya support kuat, setidaknya dalam 5-7 hari mendatang.

Tren harga Bitcoin dalam timeframe harian (daily).

Maka, dalam beberapa hari ke depan, jika MA30 terus menembus batas bawah MA50 di skala 4 jam, harga berpotensi terkoreksi, sembari kita memantau Squeeze Momentum pada skala harian.

BERITA TERKAIT  Sah! Bitcoin Tumbuh Lebih 100 Persen Selama 2020

Namun, dalam jangka panjang, lebih dari 6 bulan sejak saat ini, harga Bitcoin berpotensi terus menguat, setidaknya jika mengacu pada Golden Cross pada timeframe 4 jam yang dimulai pada 3 Februari 2021 lalu.

Harga Bitcoin: Habis Boncos, Terbitlah Golden Cross

Koreksi dapat ditafsirkan sebagai sebuah peluang besar untuk masuk kembali, karena pasar masih teramat baik dan sangat berbeda dibandingkan kenaikan besar 2015-2017 silam. [red]

Protected with blockchain timestamps

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO