Harga Bitcoin Naik Terus Mulai Akhir Oktober 2022?

Sejak 21 Oktober, harga Bitcoin (BTC) naik terus dan terlihat menarik, bulan Oktober 2022 berpotensi ditutup hijau.

Setelah bergerak ringan saja sejak awal bulan September 2022, harga Bitcoin mulai membentuk pemulihan jangka pendek jelang akhir Oktober ini.

Kebijakan bank sentral Kanada yang menaikkan suku bunga di bawah ekspektasi dan kekhawatiran resesi membawa tekanan pada dolar AS, yang akhirnya memicu selera risiko ke aset kripto utama.

Kurang dari dua hari lagi bulan Oktober akan ditutup, yang tampaknya akan berakhir hijau untuk harga BTC dan menjadi pemulihan jangka pendek.

IKLAN

Harga Bitcoin (BTC) Naik Terus 

Berdasarkan laporan Finbold, harga BTC telah menunjukkan tanda pemulihan, mencoba membawa pasar kripto keluar dari crypto winter yang menyedihkan.

Harga Bitcoin Naik

Pada grafik di atas, pergerakan harga dalam 30 hari terakhir terlihat didominasi oleh pergerakan ranging, yang mulai naik di beberapa hari terakhir saat sentimen global mereda. Itu bahkan mencetak titik higher high baru.

Pada saat penulisan, harga bergerak di kisaran US$20.760 setelah memantul dari level penting US$21.000. Level ini menjadi semacam resistance jarak pendek yang perlu ditembus untuk mengonfirmasi kelanjutan reli multi-hari BTC.

Meningkatnya tekanan beli menjadi pondasi utama kenaikan beberapa hari terakhir, dengan masuknya dana sebesar US$30,84 milyar ke dalam kapitalisasi pasar Bitcoin. Total kapitalisasi pasar kripto juga kembali melesat di atas US$1 triliun.

Analisis Teknikal 

Terbentuknya higher high baru dalam 30 hari terakhir menjadi dasar kepercayaan diri pasar, meski belum ada dasar yang begitu kuat dari sisi fundamental.

Harga Bitcoin Naik Terus

Berdasarkan grafik di atas, Bitcoin News melaporkan bahwa meski harga saat ini terlihat bullish, namun indikator RSI sudah menunjukkan akan mencapai wilayah overbought.

Itu berarti, ada peluang masuknya aksi jual besar dan lesunya aksi beli. Sehingga, reaksi harga di resistance level US$21.000 dan pergerakan indikator RSI akan jadi penentu nasib harga BTC dalam analisis teknikal.

Jika resistance tersebut ditembus, kenaikan yang diharapkan secara teknikal adalah menuju level US$22.000.

Namun patut digarisbawahi bahwa, analis belum melihat adanya faktor fundamental yang kuat untuk peluang mengakhiri crypto winter.

Sehingga, faktor makro-ekonomi tetap menjadi acuan utama untuk memastikan apakah bearish pasar kripto masih akan mendominasi atau tidak. [st]

 

 

 

 

 

spot_img
spot_img

Terkini

Warta Korporat

Terkait