Ketua The Fed, Jerome Powell: Ekonomi Masa Depan Akan Berbeda

Pekan ini, Ketua Bank Sentral AS alias The Fed, Jerome Powell berbicara mengenai ekonomi dan bagaimana arah perkembangannya akan berbeda jauh. Powell berbicara di acara Perayaan Penghargaan Hall of Fame Bisnis Dewan Bay Area pada Selasa (17/11/2020) dan berkata timnya melihat adanya peningkatan langkah lockdown terkait COVID-19.

“Kami melihat beberapa negara bagian mulai menerapkan pembatasan aktivitas,” jelas Powell. Ia khawatir warga akan mulai kehilangan keyakinan kepada usaha untuk mengendalikan pandemi, dan sudah mulai muncul tanda-tanda hal itu.

Pernyataan Powell menyusul pidatonya pada musim panas lalu di acara tahunan simposium ekonomi Jackson Hole.

Penerbitan Dolar Digital, The Fed: Lebih Baik Tepat daripada Cepat

Powell menyoroti bank sentral akan mengizinkan inflasi berkembang lebih tinggi dibanding biasa, mencapai lebih dari 2 persen. Di pertemuan virtual Dewan Bay Area di San Fransisco, Powell berpendapat ekonomi sebelum pandemi tidak akan kembali.

“Kita tidak akan kembali ke ekonomi yang sama, kita akan masuk ke ekonomi berbeda,” tegas Powell dalam pertemuan tersebut. Artinya, orang-orang yang bekerja di industri jasa akan membutuhkan dukungan besar, sembari mereka mencari pekerjaan di tempat baru.

Pekan lalu, Powell mengatakan hal serupa kepada anggota Forum Perbankan Sentral Bank Sentral Eropa. Pernyataan itu menyusul laporan stabilitas keuangan yang baru diterbitkan yang menjawab persoalan perubahan iklim untuk pertama kalinya.

Pernyataan Federal Reserve dan pidato Powell menandakan dorongan ke agenda Great Reset dan himbauan IMF untuk sebuah momen Bretton Woods baru.

Pada Senin pagi, teori Great Reset menjadi tren dan sejumlah kanal berita keuangan menyebut teori itu tidak ada dasarnya.

BERITA TERKAIT  Dominasi Dolar AS dan Kebangkitan Bitcoin Pasca Halving

Hashtag #GreatReset mendapat lebih dari 80 ribu cuitan di Twitter. Diskusi soal topik ini diungkit oleh Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau. Trudeau juga mengangkat slogan “membangun lebih baik” yang dipakai pada kampanye Joe Biden.

Bitcoin dan The Great Reset

The Heartland Institute, lembaga think tank ekonomi yang berdiri pada tahun 1984, belum lama ini membahas hubungan Presiden Joe Biden kepada gerakan Great Reset.

Justin Haskins dan Donald Kendal dari institut tersebut menjelaskan hal ini bisa menjadi ancaman besar bagi kapitalisme dan kebebasan individual, dan Biden mungkin terlibat.

Pada Selasa sore, 17 November 2020, pengamat politik konservatif Tucker Carlson menerbitkan laporan yang menyatakan bahwa para elit ingin PSBB COVID-19 menghadirkan Great Reset, dan warga harusnya takut akan hal tersebut.

Ketika Jerome Powell membahas bahwa ekonomi tidak akan sama lagi, ia juga menyoroti bahwa dibutuhkan stimulus lebih banyak.

BERITA TERKAIT  Andaikata Bank Indonesia Ingin Terapkan Teknologi Blockchain

Agar ekonomi aman dari kekacauan, stimulus harus diberikan kepada usaha kecil dan warga Amerika yang tidak bekerja.

Powell menegaskan, stimulus sangat dibutuhkan lebih daripada sebelumnya. [news.bitcoin.com/ed]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO