Kontroversi Kripto di Rusia, Vladimir Putin “Jadi Wasit”

Presiden Rusia Vladimir Putin menghimbau pemerintah Rusia dan bank sentral Rusia mencapai kesepakatan soal aset kripto. Pekan lalu, Bank Rusia menerbitkan laporan yang meminta kegiatan penambangan kripto dilarang di negara tersebut.

Dalam acara konferensi dengan anggota pemerintah pada Rabu (26/01/2022), Putin berkata ia memahami diskusi yang terjadi seputar peraturan aset kripto.

Putin menyatakan, bank sentral Rusia tidak menghambat progres teknologi dan justru menempuh usaha yang diperlukan demi memperkenalkan teknologi terbaru di industri keuangan.

Menurut Putin, kebijakan Bank Rusia dimotivasi oleh kenyataan bahwa perluasan bisnis aset kripto membawa resiko bagi warga Rusia, terutama mengingat sifat kripto yang sangat volatil.

IKLAN

“Kendati demikian, kita memiliki keunggulan kompetitif di sini, terutama soal penambangan aset kripto berdasarkan surplus energi listrik dan personil yang terlatih baik di Rusia,” tambah Putin.

Bank Rusia memperkirakan negara itu mengendalikan setidaknya 11 persen daya listrik di dunia yang digunakan untuk penambangan Bitcoin.

Selain itu, presiden tersebut mengungkap ia telah mendesak pemerintah dan bank sentral Rusia untuk mencapai kesepakatan soal isu ini dan melaporkan hasilnya dengan segera.

Selain penambangan kripto, dalam laporan tersebut Bank Rusia turut meminta pelarangan penggunaan infrastruktur keuangan Rusia untuk transaksi kripto dan investasi lembaga keuangan di kripto serta produk terkait.

IKLAN

Alasan bagi himbauan pelarangan Bitcoin tersebut terkait dengan dampak terhadap lingkungan. Bitcoin dikenal sebagai jaringan yang membutuhkan konsumsi listrik tinggi. Penambang kripto Rusia menyumbang lebih dari 10 persen daya komputasi ke jaringan Bitcoin.

Kanal berita Rusia RBC melaporkan, Ivan Chebeskov, direktur kebijakan Kementerian Keuangan, berkata yang dibutuhkan bukanlah pelarangan, melainkan regulasi demi melindungi warga.

Ia menambahkan regulasi diperlukan agar teknologi kripto dapat berkembang di Rusia. Menurut Chebeskov, pelarang transaksi kripto dan penambangan kripto dapat menghambat pertumbuhan kripto di Rusia.

“Kita perlu meregulasi, bukan melarang. Regulasi akan melindungi warga. Dalam hal ini, Kementerian Keuangan terlibat secara aktif menggarap gerakan legislasi untuk mengatur pasar kripto,” jelas Chebeskov. [finbold.com/ed]

IKLAN
spot_img

Terkini

Warta Korporat

Terkait