Max Keiser, penghayat Bitcoin, yang juga pemandu acara di Russian Today mengatakan bahwa meningkatnya hash rate Bitcoin belakangan ini mencerminkan kepercayaan diri pemilik Bitcoin dan penambangnya.

Peristiwa halving Bitcoin yang terjadi pada Mei 2020 lalu berjalan lancar dan nyaris tidak berdampak buruk terhadap dinamika pertambangan aset kripto nomor wahid itu. Hal itu terjadi kendati sejumlah analis sebelumnya memrediksi kematian hash rate (daya komputasi) akibat halving tersebut.

Setelah halving, hash rate Bitcoin mampu menembus level tinggi baru pada Senin (13/07) dan tampaknya akan terus meningkat ke depannya.

Max Keiser, investor Bitcoin terkemuka, meyakini hash rate mendahului harga. Dan hash rate tinggi adalah tanda positif bagi harga Bitcoin. Selain itu, Keiser menegaskan pertumbuhan hash rate tersebut menandakan runtuhnya kepercayaan terhadap mata uang fiat yang diterbitkan dan dikendalikan oleh negara melalui bank sentral.

Pemotongan imbalan block yang terjadi pada Mei silam mengganggu cuan para miner. Sejumlah analis menduga banyak miner skala kecil akan gulung tikar. Tidak lama setelah halving, biaya transaksi Bitcoin melonjak sesaat, mengurangi tekanan yang dihadapi para miner.

Kendati biaya transaksi tersebut sudah turun, para miner tampaknya tidak memdamkan mesin mereka sepenuhnya, sebab hash rate Bitcoin mencapai tingkat tertinggi pekan ini.

Data dari blockchain.com menunjukkan hash rate tersebut memuncak pada 126 juta TH per detik, jauh di atas level terendah tahunan di 62 juta TH per detik. Angka tersebut adalah tanda jaringan Bitcoin sangat sehat dan memiliki fundamental yang kuat.

Keiser, yang merupakan pembawa acara “Keiser Report” itu, menjelaskan harga Bitcoin cenderung menyusul hash rate, yang berarti harganya saat ini terlalu rendah. Ia juga menyatakan pertumbuhan hash rate mencerminkan kepercayaan yang tinggi terhadap Bitcoin.

Hash rate mendahului harga. Hash rate BTC yang meningkat menunjukkan keyakinan mata uang fiat akan segera ambruk. Segera, BTC akan menarik minat meninggalkan uang fiat,” sebut Kaiser.

Seiring bank sentral yang terus mencetak uang, sangat mungkin kepercayaan publik terhadap uang fiat semakin tergerus dan mendongkrak Bitcoin. [newsbtc.com/ed]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO