NFT Crypto APTOS Kuat Bersaing dengan NFT Bertenaga Ethereum?

Gelombang minat kian terbentuk pada NFT crypto APTOS, sehingga mulai dilihat kemampuannya untuk bersaing dengan NFT di jaringan Ethereum.

APTOS adalah jaringan blockchain layer-1 (L1) berkonsensus proof of stake (PoS), yang dibangun oleh mantan pegawai Facebook (kini Meta Inc.).

Pada awal kehadirannya, APTOS telah menarik banyak perhatian, dengan menggunakan bahasa pemrograman kontrak pintar baru yang disebut “Move,” dan menghadirkan fitur ANS untuk mempermudah transaksi dalam jaringan.

Blokchain APTOS pun disebut sebagai “Solana Killer” karena bersama Move, jaringan dapat memroses throughput lebih dari 100.000 per detik (TPS). Usia jaringan yang masih muda membawa potensi perkembang yang jauh lebih besar di mata investor.

IKLAN

NFT Crypto APTOS 

Berdasarkan laporan Crypto Briefing, ranah NFT dari jaringan APTOS telah melihat aktivitas yang ramai, dengan bertumbuhnya persaingan antar pasar koleksi digital.

Koleksi digital dari marketplace Topaz adalah salah satu yang menonjol dalam persaingan tersebut, dengan volume perdagangan mencapai sekitar 1.200 APT sampai dengan 82.000 APT (sekitar US$11.400 sampai US$779.000).

Topaz saat ini memiliki ratusan NFT yang terdaftar dan ada sekitar dua puluh koleksi yang popular di antara investor.

“Pasar mencapai total volume perdagangan US$1,1 juta dalam waktu empat setengah hari sejak peluncurannya. Sehari kemudian, jumlahnya mencapai sekitar US$1,8 juta,” ujar tim Topaz.

Meski belum ada pihak ketiga yang mengukur data dari volume perdagangan di Topaz, tetapi itu dianggap telah mendapatkan daya tarik yang luar biasa untuk sebuah marketplace baru.

Namun, baru ada sebagian koleksi NFT crypto APTOS saja yang bertumbuh harganya, di mana koleksi di jaringan masih didominasi oleh koleksi digital “tiruan” dari koleksi NFT ternama di jaringan Ethereum dan Solana seperti Aptos Toads, Bored Aptos Yacht Club, Aptos Birds dan Aptos Monke Mafia.

Bersaing dengan Pasar Koleksi Digital Ethereum?

Jika pasar NFT di APTOS harus bersaing dengan pasar di jaringan Ethereum, maka itu masih dapat dibilang terlalu dini.

Pasalnya, volume perdagangan di Topaz bernilai US$700.000 dalam 24 jam terakhir. Sementara, dalam kurun waktu yang sama, volume perdagangan di OpenSea (marketplace NFT ternama Ethereum), mencapai US$7,4 juta.

Kemungkinan, besarnya volume perdagangan di Topaz hanya terdorong oleh hype semata. Sehingga, kita perlu mengamati lebih seksama untuk potensi perkembangannya.

Proyek NFT di APTOS wajib menarik minat Pendiri NFT yang kreatif dan inovatif ke dalam ekosistemnya agar dapat bertahan dalam ketatnya persaingan pasar koleksi digital. [st]

 

 

spot_img
spot_img

Terkini

Warta Korporat

Terkait