Pasar Kripto Loyo, Crypto.com PHK 5 Persen Karyawannya

Bursa kripto Crypto.com akan melakukan PHK kepada 5 persen tenaga kerja, yakni 260 karyawan, dikarenakan pasar kripto loyo. Hal tersebut disampaikan CEO Kris Marszalek pada Sabtu lalu.

Dampak Pasar Kripto Loyo 

Melalui Twitter, Marszalek menyebut PHK itu sebagai keputusan yang sulit tetapi perlu demi memastikan pertumbuhan berkesinambungan untuk jangka panjang.

Ia berkata kondisi pasar kripto saat ini mirip dengan kondisi pada tahun 2018 dimana Crypto.com fokus membangun usaha selama masa-masa sulit di tahun 2018-2019.

Saat itu, harga Bitcoin (BTC) anjlok 65 persen, turun dari all-time high US$20 ribu pada Desember 2017 menjadi kurang dari US$7 ribu pada Februari 2018.

“Kami akan terus mengevaluasi cara terbaik mengoptimasi sumber daya kami untuk memposisikan diri sebagai usaha kuat selama masa sulit dan menjadi pemenang besar di bull market berikutnya,” tulis Marszalek, dikutip dari Decrypt.

Pada Senin (13/06/2022), Crypto.com merupakan bursa kripto terbesar ke-14 berdasarkan volume perdagangan spot senilai US$1,3 milyar dalam kurun waktu 24 jam. Selama enam bulan terakhir, bursa tersebut telah menggelontorkan dana untuk pemasaran.

Bursa asal Singapura tersebut membelanjakan sekitar US$700 juta demi menjadi sponsor kripto eksklusif bagi Piala Dunia FIFA 2022. Crypto.com juga membayar US$100 juta kepada bintang film Matt Damon untuk bermain iklan Super Bowl dan US$700 juta untuk menyematkan nama kepada Staples Center di Los Angeles, AS.

Saat ini, pasar kripto sedang lesu. BTC diperdagangkan pada harga US$23.500, turun 65 persen dari all-time high US$68.789 yang dicapai pada November 2021 silam.

Total kapitalisasi pasar kripto berada di bawah US$1 triliun, longsor dari nilai US$3 triliun pada bulan November menurut data CoinMarketCap.

Crypto.com bukan satu-satunya usaha kripto yang terpaksa memangkas karyawan demi menghadapi musim dingin kripto.

Bursa kripto asal AS Gemini telah memberhentikan 10 persen karyawan. Coinbase memberlakukan penghentian perekrutan karyawan baru dan mencabut kembali lowongan kerja yang telah diterima sebelumnya.

Di Amerika Latin, bursa kripto terbesar di Mexico, Bitso, turut memPHK 10 persen karyawan. Di Argentina, bursa kripto Buenbit memangkas hampir setengah dari tenaga kerja. [ed]

spot_img

Terkini

Terkait