PayPal Kucurkan Dana ke Cambridge Blockchain

470

Untuk pertama kalinya, setelah teknologi blockchain membahana, PayPal akhirnya memutuskan berinvestasi di teknologi itu dengan menggelontorkan dana ke satu perusahaan rintisan, Cambridge Blockchain. Perusahaan itu fokus pada penerapan blockchain pada sektor kendali identitas personal tanpa peran pihak ketiga seperti Facebook. Ini serupa dengan menggunakan Bitcoin tanpa bank.

IKLAN

Sebagian bagian dari investasi itu, dengan platform Cambridge Blockchain, pengguna PayPal kelak bisa mencegah informasi pribadinya digunakan atau dibagi kepada pihak lain. Ini serupa dengan klaim Mark Zuckerberg sebelumnya, ketika pengguna melakukan login di Facebook, informasinya tidak bisa dilihat apalagi “dijual” oleh pihak luar. Singkat kata, ada privasi yang dijunjung.

Memang bukan kali ini PayPal mencoba mendekati teknologi blockchain. Sebelumnya pada Maret 2018, perusahaan milik Elon Musk itu, telah mengajukan proposal paten blockchain. Di atas kertas, paten itu memungkinkan mempercepat transaksi kripto dan digunakan pada sistem penggajian karyawan.

“Kami berinvestasi di Cambridge Blockchain, karena penerapa teknologi blockchain untuk identitas digital punya manfaat bagi perusahaan keuangan seperti PayPal,” kata juru bicara PayPal kepada Forbes, Rabu (03/04).

Sebelum mendapat kucuran dana dari PayPal, Cambridge Blockchain sebelumnya mendapatkan dana dari perusahaan lain, di antaranya Omidyar Network dan Foxconn’s HCM Capital. [Forbes.com/vins]

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini

Berita sebelumyaTarget Bitcoin Berikutnya: US$6 Ribu
Berita berikutnyaAnalis: Beli Bitcoin Lagi Ketika Turun ke US$4.200
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).