Pemerintah Jepang Permudah Perpajakan Kripto

42
IKLAN

CCN melaporkan, Komite Pajak Jepang menyarankan agar proses pelaporan pajak kripto di negara tersebut disederhanakan. Menurut seorang pejabat komite itu, proses pelaporan pajak kripto saat ini terbilang rumit, sehingga perubahan dibutuhkan agar akurasi informasi dan ketaatan para wajib pajak meningkat. Sebut Sankei, sebuah media di Jepang, komite itu mengadakan rapat awal pekan ini untuk membahas proposal mengenai perubahan sistem pelaporan pajak kripto.

Komite mengungkapkan, sebagian masalah yang dihadapi adalah tentang rumitnya menghitung keuntungan hasil kripto demi tujuan perpajakan. Hal tersebut membuat pemilik kripto enggan melaporkan simpanan kripto mereka ketika membuat laporan pajak tahunan.

“Kripto di Negeri Sakura dipajaki bukan hanya berdasarkan keuntungan yang didapatkan dari pertambahan nilai, tetapi juga keuntungan hasil penukaran satu kripto ke kripto lainnya. Kerumitan lain yang terjadi disebabkan kurangnya data riwayat harga yang terpadu,” ungkap pejabat komite itu,

Sebelumnya, CCN melaporkan, investor kripto di Jepang terbeban tingkat pajak antara 15 persen hingga 55 persen, dan dikategorikan sebagai pendapatan lain-lain. Jumlah pajak yang wajib dibayarkan berubah tergantung penghasilan, di mana penghasilan lebih tinggi terkena pajak lebih tinggi pula. Sebagai contoh, investor yang berpenghasilan lebih dari 40 juta yen per tahun (atau US$365 ribu) wajib membayar pajak 55% atas penghasilan dari kripto.

Kendati Jepang bukanlah satu-satunya negara yang menerapkan pajak keuntungan modal, kenaikan tingkat pajak tersebut menyebabkan para investor hengkang ke negara lain, seperti Singapura untuk mendapatkan keringanan pajak.

Komite Pajak Jepang memandang, penyederhanaan proses pelaporan pajak akan meningkatkan ketaatan wajib pajak adalah tepat, sebab diperkirakan sejumlah besar investor kripto di Jepang menghindari pajak.

Sebuah laporan yang dirilis awal tahun ini mengindikasikan dari 549 individu yang melaporkan keuntungan non-kerja atau non-operasional (pendapatan hasil investasi) sebanyak US$1 juta pada 2017, sekitar 331 adalah investor di sektor kripto.

“Jika perkembangan pesat sektor kripto di tahun 2017 dihitung, 331 adalah angka yang terlalu rendah. Sebagian besar investor kripto mungkin tidak melaporkan pendapatan mereka ke pemerintah,” jelas seorang pengamat kepada CCN. [ed]

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini