Pesan Rahasia Beberapa Menit Sebelum Bitcoin Halving

6050

Ternyata ada pesan rahasia yang disematkan di block ke-629.999, satu block menjelang block Halving (630.000). Pesan itu mengingatkan publik pada pesan tersembunyi di block perdana (genesis block), block ke-0 Bitcoin pada 3 Januari 2009 silam.

Pesan yang disematkan di block ke-629.999 itu adalah: “NYTimes 09/Apr/2020 With $2.3T Injection, Fed’s Plan Far Exceeds 2008 Rescue”. Pesan itu mengacu pada berita di The New York Times pada 9 April 2020, soal rencana pengguliran dana tambahan oleh The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat) untuk menyelamatkan ekonomi, yang besarannya melebihi pada krisis tahun 2008 lalu.

F2Pool yang menambang BTC di blok tersebut memang sengaja menyematkan pesan itu, sebagai pengingat akan potensi bahaya inflasi akibat penerbitan uang dalam jumlah yang banyak ke dalam sistem ekonomi.

Sedangkan mekanisme ekonomi di Bitcoin adalah sebaliknya, justru secara bertahap laju pasokan diturunkan menjadi separuh melalui Bitcoin Halving. Bitcoin Halving III, 12 Mei 2020 itu adalah Halving Ketiga, di mana imbalan terhadap penambang berkurang dari 12,5 BTC menjadi 6,25 BTC per block.

BERITA TERKAIT  Permudah Jual-Beli Bitcoin, Remitano Mendukung Rupiah

Pesan itu mengingatkan publik pada pesan di Genesis Block tahun 2009 silam. Kala itu pesan yang disematkan oleh Pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto adalah: “The Times 03/Jan/2009 Chancellor on brink of second bailout for banks”.

Pesan itu mengacu pada judul utama surat kabar Inggris The Times, soal dana talangan tahap kedua oleh Bank Sentral Inggris kepada sejumlah bank, di kala krisis itu.

Dengan kata lain, sejak 12 Mei 2020 pukul 02:23 WIB hingga 210.000 block (setara 4 tahun) berikutnya, maka jumlah Bitcoin kian langka, dari 1800 BTC per hari menjadi hanya 900 BTC per hari. Inflasi juga berkurang dari

Ini yang membuat Brian Kelly, penulis buku The Bitcoin Big Bang mengatakan kepada CNCB, bahwa ketika Bank Sentral AS melakukan “pelonggaran kuantitatif” maka Bitcoin melakukan sebaliknya “pengetatan kuantitatif”. [red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO