Prediksi Harga Stellar (XLM) Tahun 2025, Bisa Mencapai ATH?

Prediksi harga Stellar Lumens (XLM) pada tahun 2025 mencapai harga rendah US$0,14 hingga harga tinggi US$150. Perkiraan tersebut diberikan oleh AI Pickup dan panel ahli Finder.

Prediksi Harga Kripto Stellar 

Harga XLM pada tahun 2019 merosot di bawah all-time high senilai US$0,93 yang dicapai pada bulan Januari 2018. Pada tahun 2021, XLM mampu menguat dan meraih angka US$0,7 pada bulan Mei.

Kemudian pasar kripto memasuki bear market sehingga harga XLM turut tergerus. Harga aset kripto tersebut berada di angka US$0,087 saat ini, menurut AMB Crypto.

Jurnalis keuangan Nicole Willing berkata harga XLM telah stabil menyusul kejatuhan Terra (LUNA) pada bulan Mei 2022 yang berdampak terhadap performa Stellar Lumens.

Menurut Willing, XLM dapat memanjat hingga ke harga US$0,325 pada tahun 2025. Prediksi lain berbasis kecerdasan buatan oleh AI Pickup berkata XLM akan bernilai US$0,14 di tahun yang sama.

Bursa kripto Changelly yang mengkaji fluktuasi harga XLM berpendapat kripto tersebut mampu mencapai harga rendah US$0,42 dan harga tinggi US$0,51 di tahun 2025. Harga rata-rata XLM disebut mencapai US$0,43 dengan potensi Return on Investment (ROI) sebesar 292 persen.

Panel ahli Finder bersikap lebih optimis terhadap potensi XLM. Sejumlah pakar berpendapat harga XLM mampu meroket hingga ke angka US$12,5. Bahkan sejumlah prediksi berkata harga kripto tersebut akan mencapai US$150 di tahun 2025.

Bagi prediksi tahun 2030, Willing memprediksi harga bearish senilai US$0,352 dan harga bullish senilai US$1,28. Changelly memberikan perkiraan harga minimum US$2,56 dan harga maksimum US$2,97.

Panel ahli Finder memberikan target harga yang lebih fantastis untuk XLM di tahun 2030, yakni mencapai nilai maksimal US$200 dengan harga rata-rata US$17,66.

Faktor yang mendukung prediksi Finder yang fantastis tersebut adalah Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC). Stellar telah menjalin kemitraan dengan Ukraina untuk memberikan layanan infrastruktur CBDC bagi negara tersebut.

Bila berhasil, Stellar dapat menjadi pilihan utama penyedia infrastruktur CBDC bagi beragam pemerintah di seluruh dunia.

Selain itu, Dr. Iwa Salami dari panel Finder berkata, “Semakin banyak negara yang mengkaji CBDC, contoh keberhasilan penerapan CBDC oleh perusahaan blockchain akan memperkuat harga token blockchain tersebut.”

Di sisi lain, Professor John Hawkins memberikan pandangan yang bertolak belakang. Ia berpendapat perkembangan terkait CBDC tidak akan mampu menyelamatkan XLM. [ed]

Terkini

Warta Korporat

Terkait