Skenario Bitcoin Naik Lebih US$7 Ribu

Bagaimanakah pergerakan harga Bitcoin di kuartal kedua tahun 2020 ini? Akankah Halving yang akan terjadi kurang dari 2 bulan lagi menjadi katalis untuk mengembalikan kejayaan Raja Aset Kripto itu? Mari kita lihat dari sisi price action-nya.

Kuartal pertama di tahun 2020 ini telah menjadi masa yang fantastis bagi pasar aset kripto. Bak roller coaster, harga Bitcoin terbang di awal Januari hingga puncaknya di sekitar US$10.500 pada Februari. Lalu turun ke bawah US$4.000 dan hampir mendekati low di tahun 2019, yaitu US$3.300-3.500.

Wick yang sangat panjang ke bawah.

Jika dilihat di timeframe bulanan, pergerakan harga Bitcoin meninggalkan wick atau “ekor” yang sangat panjang ke bawah.

Artinya, di bulan Maret ini, ada pantulan ke atas yang sangat cepat sejak Bitcoin menyentuh zona US$3.800-4.000.

BERITA TERKAIT  Selamat Ulang Tahun ke-11, Bitcoin, Terima Kasih, Kakek Xi Jinping

Hal ini bisa berupa hal baik atau buruk. Hal Baiknya, bulls sudah merebut kembali momentum dan bersiap naik.

Seperti yang tercermin di beberapa hari ke belakang, bahwa harga bitcoin terus naik, bahkan sempat hampir mencapai US$7.000.

Dengan bentuk candlestick yang berwarna hijau minggu ini, tidak menutup kemungkinan di minggu-minggu berikutnya Bitcoin akan naik lagi.

Dapat diprediksi harga Bitcoin dapat naik ke US$8.000-9.000, area di mana 50 MA di TF mingguan sekarang sedang berada.

Menuju 50 MA dan sudah menguji 200 MA.

Skenario Terburuk
Hal buruknya, ada ancaman dari wick-filling yang masih menghantui. Dalam analisa teknikal, ada istilah bernama wick-filling, yaitu istilah yang digunakan untuk memmrediksi turunnya harga untuk “mengisi” sumbu atau wick dari sebuah candlestick di masa yang akan datang. Artinya, kemungkinan bahwa harga Bitcoin akan kembali ke US$3.800-4.000 masih ada.

BERITA TERKAIT  Adam Back: Harga Bitcoin Bisa Mencapai US$300 Ribu (Rp4,2 Miliar)
Zona yang dapat diisi oleh wick filling dengan full candle.

Ini yang Penting
Kita perlu memperhatikan level di zona US$6.300-6.400. Zona ini adalah zona penentu ke mana pergerakan Raja Aset Kripto itu pada minggu depan (23-29 Maret 2020).

Zona penguatan Bitcoin menuju US$7 ribu.

Jika candlestick minggu ini berhasil menutup di atas zona ini, kita bisa harapkan kenaikan menuju US$7.000 bahkan lebih.

Namun jika gagal, kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi harga Bitcoin yang akan masih berada di zona ini, US$6.000-6.300 bahkan lebih rendah. [red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO