Di Indonesia, bursa aset kripto berjenis spot amatlah popular. Namun, di bursa lain seperti di BigoMex, menawarkan jenis derivatif dalam bentuk kontrak berjangka (futures contract). Cara ini memungkinkan trader mencetak cuan, baik ketika harga Bitcoin naik ataupun turun.

“Ribuan trader telah membuat keputusan investasi bijak di BigoMex baik saat bull market ataupun bear market. Investor dan trader yang berani mengambil risiko berspekulasi pada Bitcoin dan altcoin dan mendapat cuan besar jika menjual di saat yang tepat. Para trader mendapatkan cuan luar biasa dengan mengamati gerakan pasar dan memanfaatkan perubahan harga,” sebut Tim BigoMex dalam keterangannya hari ini, Rabu (3/3/2021).

Tim BigoMex menyoroti, bahwa volatilitas dalam pasar kripto sangatlah brutal jika trader tidak memiliki rencana matang.

Rencana untung dari pergerakan harga Bitcoin dan aset kripto lain, termasuk mengambil cuan saat harganya meningkat dan juga saat harganya menurun.

“Perdagangan jenis ini memungkinkan menggunakan mekanisme perdagangan berjangka. Dalam perdagangan berjangka, trader membeli dan menjual kontrak Bitcoin atau aset kripto lain dan menutup posisinya dalam uang fiat (USD Tether),” sebut Tim BigoMex.

BERITA TERKAIT  Bloomberg: Harga Bitcoin Bisa Mencapai US$50 Ribu pada Tahun 2021

Trader dapat memilih untuk short sell Bitcoin jika merasa harganya akan turun. Short selling berarti trader membeli kontrak yang memberi untung jika harga di masa depan lebih rendah dibanding harga saat pembelian kontrak itu.

Saat pasar sedang tren menurun, atau saat memasuki fase bear, trader dapat melakukan short sell untuk mendapat untung atau untuk melindungi aset mereka dari harga yang sedang melemah.

BigoMex adalah platform perdagangan kontrak aset kripto, di mana trader dapat melakukan long atau short pada Bitcoin dan sejumlah altcoin lain.

Perusahaan ini telah menerima lisensi dari ACRA, regulator keuangan di Singapura. Tim BigoMex terdiri dari personal dengan lebih dari 10 tahun pengalaman di industri keuangan, industri Internet dan investor awal Bitcoin.

Bagi BigoMex sistem perdagangan harus mendapatkan keuntungan semaksimal mungkin, sembari menekan risikonya.

Aplikasi BigoMex menghindari penggunaan tombol dan fitur yang membingungkan, terutama bagi pengguna baru. Intinya sederhana dan mudah digunakan.

BigoMex saat ini menawarkan 17 trade pair dan akan ada lebih banyak lagi di masa depan. Aset kripto yang popular, termasuk Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Litecoin (LTC), XRP, TRX dan lainnya.

BERITA TERKAIT  Bloomberg: Nilai Bitcoin Semakin Setara Emas, US$14 Ribu per BTC?

Harga aset dipatok terhadap bursa kripto besar seperti Binance, Bitfinex dan Coinbase untuk menjamin kestabilan.

Pengguna dapat memperdagangkan aset-aset tersebut memakai margin dan leverage. BigoMex menawarkan margin minimal adalah 2 USDT dan leverage mulai dari 10x hingga 100x.

Minimal margin yang rendah memudahkan akses bagi trader baru yang ingin berdagang dengan posisi kecil.

Pengguna baru dapat mencoba fitur demo BigoMex untuk melakukan simulasi perdagangan memakai harga pasar yang sebenarnya.

Pengguna yang mendaftar BigoMex bisa mendapatkan bonus 5 USDT dan imbalan lain. Pengguna yang melakukan setoran pertama 100 USDT atau lebih mendapat bonus 20 USDT. Ada pula bonus hingga 268 USDT bagi trader yang mencapai ambang batas tertentu volume perdagangan.

“Pengguna yang mengajak teman lain untuk mendaftar, juga berhak mendapatkan komisi,” sebut Tim BigoMex.

Prinsip Umum Perdagangan Berjangka
Pasar berjangka pada prinsipnya amatlah sederhana. Pertama, Anda harus menganalisis terlebih dahulu, apakah harga Bitcoin atau aset kripto lain akan naik atau turun.

BERITA TERKAIT  Tembus 74,6 Juta Rupiah, Bitcoin Kembali Perkasa

Untuk menganalisisnya, di BigoMex disediakan sejumlah indikator popular dan ampuh yang bisa Anda gunakan.

Kedua, setelah analisis Anda tepat dan terkonfirmasi dengan baik, katakanlah harga diproyeksikan akan naik, maka Anda menentukan posisi trade Anda adalah LONG/BUY. Dan sebaliknya, jika diproyeksikan akan turun, maka Anda pilih SHORT/SELL.

Ketiga, selain menentukan posisi trade, Anda pastikan juga nilai leverage-nya. Ini memastikan pertambahan besaran modal yang Anda masukkan.

Semakin besar nilai leverage-nya, maka ruang harga semakin sempit, dan sebaliknya. Namun, leverage yang besar memungkinkan cuan (dalam USDT) juga semakin besar, jika harga bergerak tepat sesuai analisis Anda.

Keempat, tentukan pula di harga berapa titik keuntungan dan kerugian Anda alias stop loss-nya. Dan ini juga mempersempit ruang gerak harga berdasarkan posisi trade Anda.

Analisis Harus Tepat
Pasar berjangka memang mengandung risiko sangat tinggi. Maka, diperlukan analisis teknikal dan tepat untuk memproyeksikan ke mana harga akan bergerak.

Bagi trader profesional, pasar berjangka adalah hal biasa, karena risiko besar berbanding lurus dengan cuan dan akan didapat. [red]

Protected with blockchain timestamps

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO