Staking versus Trading, Mana yang Lebih Baik?

Saat ini, meraih cuan dari aset kripto tidak hanya dari sekadar berinvestasi saja, tetapi bisa dari banyak cara yang di antaranya adalah staking dan trading. Ini adalah yang paling umum dilakukan oleh para pecinta kripto untuk menghasilkan keuntungan.

Keduanya adalah cara yang cukup cocok dilakukan oleh banyak orang, meskipun masih banyak dipertanyakan bahwa, mana yang lebih baik di antara keduanya.

Apa Itu Staking?

Sebelum membahas mana yang lebih baik, kita tentu perlu mengetahui, apa maksud dari kedua kegiatan tersebut.

Salah satunya adalah staking, yang merupakan kegiatan memvalidasi jaringan dengan mengunci aset kripto dalam jangka waktu tertentu yang akan memberikan hadiah kepada pemilik aset yang dikunci berupa kripto yang sama.

Misalkan, saat Anda mengunci kripto Solana (SOL) dalam kegiatan staking, misalkan dalam waktu tujuh hari, maka pada akhir masa kunci Anda akan mendapatkan kripto SOL baru berdasarkan perhitungan APY (nilai pengembalian tahunan) yang ditawarkan.

Bisa dikatakan, ini agak mirip dengan deposito dalam layanan perbankan tradisional, yang memberikan bunga saat menyimpan aset untuk ditahan selama jangka waktu tertentu.

Staking pun biasanya bersifat tetap, yang artinya aset tidak akan bisa diambil atau dipindahkan ke dompet lain selama masih dikunci dalam kegiatan ini.

Biasanya, para investor jangka panjang akan memilih untuk melakukan kegiatan ini dari aset kripto yang mereka pegang.

Ini akan menjadi sebuah pendapatan pasif bagi mereka karena aset kripto mereka akan bertambah jumlahnya, tanpa melakukan apa pun selain menunggu.

Yang paling menarik adalah bunga yang ditawarkan biasanya akan lebih menarik dibandingkan deposito (namun penawarannya berbeda untuk tiap kripto), sehingga ini adalah cara yang bebas risiko untuk mendapatkan pendapatan pasif atau tambahan kripto ke dompet Anda.

Apa Itu Trading?

Sementara, trading adalah kegiatan memperjualbelikan aset kripto yang biasanya dilakukan dalam jangka pendek.

Kegiatan ini berfokus untuk mendapatkan keuntungan dengan memanfaatkan volatilitas harga aset kripto yang memang besar dalam skala harian.

Trading juga banyak digemari oleh banyak orang karena menjanjikan potensi keuntungan yang lebih besar dan cepat dibandingkan berinvestasi, asal menguasai cara melakukannya.

Karena ini membutuhkan keaktifan para pelakunya untuk meraih keuntungan, trading menuntut kemampuan yang mumpuni untuk melakukan analisa harga, mengambil posisi (beli atau jual) dan memanajemen risiko.

Dalam trading, juga ada beberapa bursa yang menyediakan layanan margin, yakni trading yang menggunakan daya ungkit atau leverage.

Maksudnya adalah, daya ungkit akan memungkinkan pengguna untuk melakukan trading menggunakan dana pinjaman dari bursa. Biasanya nilainya antara 5 hingga 100 kali dari modal akun.

Artinya, dengan uang US$100, pengguna bisa membeli aset kripto sebesar US$500 hingga US$10.000.

Tentu saja, leverage ini adalah layanan yang bagaikan pedang bermata dua, karena dapat memberikan keuntungan fantastis, sekaligus kerugian yang cepat.

Diperlukan keahlian lebih dalam urusan manajemen risiko untuk trading dalam margin, sehingga ini disarankan hanya untuk profesional saja (sudah berpengalaman dalam trading).

Trading juga memungkinkan pelakunya menghasilkan keuntungan dari pergerakan harga mana pun, baik itu sedang dalam bullish ataupun bearish.

Mana yang Lebih Baik, Staking atau Trading?

Setelah kita mengetahui apa itu staking dan trading, baru kita dapat coba mengkaji, mana yang lebih baik.

Tentu saja, jawaban dari pertanyaan ini akan sangat bergantung dengan pribadi para pelakunya, bukan untuk jawaban yang bersifat umum.

Staking akan menjadi lebih baik jika Anda adalah seorang yang tidak ingin mengambil risiko lebih seperti trading.

Orang yang memiliki kesibukan dan tidak punya waktu untuk memantau pergerakan harga juga akan lebih baik melakukan staking. Ini tidak akan menghabiskan waktu, pikiran dan uang Anda karena semua bersifat pasif dan otomatis.

Para investor jangka panjang biasanya juga akan lebih cocok melakukan staking untuk menambah kepemilikan mereka tanpa harus keluar uang lagi.

Dan untuk Anda yang senang tantangan, analisa dan mampu mengambil keputusan cepat, trading adalah cara yang lebih baik untuk dilakukan guna menghasilkan cuan.

Berani mengambil risiko dan cermat adalah ciri orang yang cocok melakukan trading karena ini biasanya akan menuntut ketelitian yang cepat dan tepat dalam mengambil posisi beli ataupun jual.

Tetapi, bukan berarti kita harus memilih salah satunya. Melakukan keduanya pun tidak ada masalah selama mampu menjalaninya. Terutama untuk melakukan trading karena keahlian harus terus diasah agar mampu melakukannya dengan baik dan konsisten mencetak keuntungan. [st]

 

 

Terkini

Warta Korporat

Terkait