Toncoin Meroket, Kalahkan Solana dan Shiba Inu

Di tengah harapan pemulihan di pasar kripto, Toncoin (TON) telah muncul sebagai kripto yang luar biasa, meroket lebih dari 40 persen hanya dalam satu minggu.

Saat ini TON diperdagangkan di kisaran US$2,42 yang belum pernah terlihat sejak pertengahan April. Kenaikan hebat ini telah membawanya melesat ke dalam 10 besar kripto berdasarkan kapitalisasi pasar.

Kenaikan meteorik ini tidak hanya mencerminkan momentumnya yang terus berkembang, tetapi juga menggarisbawahi keyakinan yang semakin bertambah dari para investor.

Toncoin Meroket 

Toncoin, awalnya dirancang sebagai kripto asli dari Telegram Open Network (TON), lahir dari pikiran-pikiran di balik platform perpesanan popular, Telegram.

Tujuan utama dari platform multi-blockchain ini adalah menyediakan transaksi kripto dengan biaya rendah sambil memastikan skalabilitas.

Namun, Telegram menghadapi tantangan regulasi yang signifikan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC), yang mengakibatkan pemisahan dari proyek TON.

Meskipun demikian, komunitas pendukung yang bersemangat dan berkomitmen mengambil alih pengembangan dan adopsi Toncoin, dengan me-rebranding sebagai The Open Network.

Harganya Meroket 

Berdasarkan laporan Crypto Potato, Toncoin saat ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar US$8 milyar, duduk di peringkat ke-9 dan lampaui kripto yang sudah mapan seperti Solana, Shiba Inu dan Polygon, serta duduk tepat di bawah Dogecoin di peringkat ke-8.

toncoin

Selain itu, data dari Etherscan.io mengungkapkan bahwa jumlah alamat dompet unik yang memiliki TON mengalami peningkatan signifikan selama satu minggu terakhir.

Lonjakan adopsi ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan yang semakin bertumbuh terhadap Toncoin, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu kripto terkemuka di dunia.

Salah satu faktor kunci di balik lonjakan harga Toncoin akhir-akhir ini adalah integrasinya dengan Telegram, platform dengan jumlah pengguna lebih dari 800 juta.

Telegram dengan lancar menggabungkan dompet kripto self-custodial The Open Network, yang dikenal sebagai Ton Space.

Langkah strategis ini memberdayakan komunitas pengguna Telegram yang luas untuk melakukan transaksi menggunakan TON, sebuah perkembangan yang diungkapkan dalam artikel Forbes.

Dengan audiens yang begitu besar dan beragam mendapatkan akses langsung ke TON, keyakinan investor telah melonjak, memicu lonjakan nilai koin baru-baru ini.

Toncoin telah mencapai momentum positif yang konsisten, ditutup dalam zona hijau selama tiga dari empat minggu terakhir, bahkan ketika pasar kripto secara umum tengah menghadapi tantangan. [st]

 

Didukung Oleh Investing.com
spot_img

Terkini

Warta Korporat

Terkait