Trader: Harga Bitcoin Akan Tetap Rendah dalam Waktu Lama

Dalam analisis seorang trader terkemuka terlihat bahwa harga Bitcoin berpotensi akan tetap rendah dalam waktu yang lama.

Gagalnya harga Bitcoin (BTC) untuk bergerak lebih tinggi dari level psikologis US$20.000 menjadi pemicu kekhawatiran investor, bahwa bearish pasar kripto masih belum akan usai dalam waktu dekat.

US$20.000, yang sebelumnya menjadi ATH harga BTC di tahun 2017, menjadi landasan utama yang mempengaruhi bagaimana kebanyakan investor bersikap. Ini menjadi support atau resistance yang sangat diperhitungkan dalam beberapa hari terakhir.

Terlebih lagi, pada saat penulisan, harga masih bergerak dalam area antara level US$19.000 – US$19.500, sehingga ini menjadi tanda bahwa minat pada BTC masih rendah. Transaksi masih terlihat lesu saja.

IKLAN

BTC Masih Melemah

Berdasarkan laporan Cointelegraph, mengutip data dari Cointelegraph Markets Pro dan TradingView, harga Bitcoin terhadap dolar AS terlihat masih akan melemah, mendekati level US$19.000.

Di sisi lain, indeks dari mata uang AS telah mengalami penurunan, setelah gagal membangun pijakan di kisaran 105,60 poin. Ini secara fundamental, menjadi dasar peningkatan selera risiko jangka pendek.

Juga, akan dipandang menjadi sebuah pola double bottom atau tidak penurunan pada indeks dolar AS akan menjadi sisi teknikal yang menarik, karena berpotensi menjadi pijakan bagi upaya pemulihan jangka pendek di pasar kripto.

IKLAN

Harga Bitcoin Akan Tetap Rendah

Namun, dalam jangka panjang, seorang trader terkemuka dan popular di Twitter, Altcoin Sherpa, mengatakan bahwa kondisi saat ini tidak menarik bagi harga BTC. Ini ia klaim dapat bertahan di sepanjang tahun 2022.

“Ini akan memakan waktu berbulan-bulan untuk berakhir dan diakumulasikan begitu bottom ditemukan.. Bottom mungkin tidak akan tiba dalam beberapa bulan dari hari ini,” ujarnya.

Sejalan dengan Sherpa, analis dari Rekt Capital pun melihat bahwa posisi terendah dari harga kripto utama belum akan dibentuk, justru baru mulai berkonsolidasi.

Bahkan, Presiden El Salvador, Nayib Bukele, juga menyarankan agar para trader berhenti melihat grafik harga. Itu menyiratkan pandangan untuk HODL Bitcoin dalam jangka panjang, pemulihan tidak akan terjadi dalam waktu dekat. [st]

 

 

spot_img

Terkini

Terkait