spot_img
spot_img

Trading Dogecoin, Mahasiswa Ini Bisa Beli Mobil Sendiri

Berkat trading Dogecoin (DOGE), Aldo, mahasiswa asal Jawa Barat ini bisa membeli mobil sendiri. Kesabaran dan money monegement adalah kuncinya.

Salah satu investasi yang tak terpengaruh dampak pandemi saat ini adalah aset kripto.

Imbal hasil Dogecoin misalnya, jauh lebih baik daripada saham, apalagi emas.

Harga Dogecoin selama kurun waktu 3 bulan terakhir memang teramat memukau.

Pada pertengahan Februari 2021 harganya masih Rp976, lalu melejit hingga tertinggi sepanjang masa, Rp10.100 per 8 Mei 2021.

Jadi, tak heran banyak investor dan trader yang mendapatkan cuan besar.

Salah seorang trader itu adalah Aldo, mahasiswa asal Jawa Barat, yang merupakan pengguna bursa aset kripto Triv.co.id.

Kepada Blockchainmedia.id ia menuturkan, hasil trading Dogecoin membuatnya bisa membeli mobil sendiri.

“Saya mengenal aset kripto pada tahun 2015 dan mulai trading pada tahun 2017. Selain Dogecoin saya berinvestasi di Bitcoin (BTC) juga. Namun, Dogecoin memberikan keuntungan yang lebih fantastis. Ia tak hanya murah, tetapi tingkat likuiditasnya yang tinggi, memudahkan saya melakukan trading,” kata Aldo melalui Telegram, (11/5/2021).

Bisa Beli Mobil Bukan untuk Pamer

Anda boleh saja iri kepada Aldo. Tapi, untuk mendapatkan keuntungan sebanyak itu tidaklah mudah.

“Harga aset kripto sangat fluktuatif, naik turun sangat cepat dalam waktu yang pendek. Jadi, bukan hanya analisis teknikal yang diperlukan, tetapi juga money management yang baik, plus kesabaran ekstra,” imbuhnya.

Aldo, mahasiswa asal Jawa Barat, “cuan berat” berkat trading Dogecoin.

Perihal modal trading, Aldo mengaku memulai investasinya hanya Rp2 juta. Dia membeli Dogecoin ketika sangat murah, lalu menjualnya ketika sudah naik 100 persen.

“Sebagian dari keuntungan saya simpan dan kumpulkan, sampai saya bisa membeli mobil sendiri. Ya, bukan ingin pamer sih. Tapi ini sekadar bukti bahwa aset kripto memang ampuh mendulang laba di kala pandemi,” pungkas Aldo tersenyum bangga.

CEO Triv: Dogecoin Pantang Mundur

Di waktu terpisah, CEO Triv, Gabriel Rey mengakui kinerja pasar aset selama tahun 2021, khususnya aset Dogecoin memang luar biasa.

Gabriel Rey, CEO Triv.co.id dan Tpro.co.id.

“Pasar kripto memang benar-benar berdasarkan hukum supply dan demand. Kendati Dogecoin tidak langka daripada Bitcoin, karena ada 10 ribu DOGE per menit yang ditambang, itu tidak memengaruhi pasar. Apalagi ada ‘pom-pom’ oleh Elon Musk,” ujarnya.

Kata Rey lagi, pasar aset kripto selalu terbuka 24 jam sehari selama 7 jam tanpa henti. Ia tak seperti seperti pasar saham yang memiliki jam tertentu dan libur pada Sabtu dan Minggu.

“Namun begitu, pengguna tetap harus mengerti risiko dalam melakukan trading aset digital itu,” katanya. [ab]

spot_img

Terkini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terkait