spot_img
spot_img

Transaksi di Bursa Bitcoin Cs Korsel Lampaui Bursa Efek Nasional

Kanal berita lokal Korea Selatan, Hankyung menyebutkan, jumlah transaksi di bursa aset kripto di Korsel melampaui jumlah transaksi di bursa efek nasional.

Total transaksi gabungan empat bursa aset kripto terbesar di Korsel, yaitu Upbit, Bithumb, Coinone dan Kobit, bernilai US$14,6 milyar.

Angka tersebut melampaui rata-rata transaksi harian Indeks KOSPI, indeks berbasis kapitalisasi pasar yang mencakup saham umum di Bursa Efek Korsel.

Transaksi di bursa kripto juga melebihi angka KOSDAQ (Korean Securities Dealers Automated Quotations), indeks yang meliputi seribu startup kelas menengah dengan tingkat risiko lebih tinggi dibanding KOSPI.

Angka gabungan KOSPI dan KOSDAQ bernilai sekitar US$14,5 milyar dan US$10 milyar. Ada beberapa penyebab transaksi pasar aset kripto melebihi bursa efek nasional Korsel.

Penjelasan paling nyata adalah peningkatan tersebut terjadi saat Bitcoin mencapai harga tertinggi US$61.883.

Dari awal pandemi COVID-19, Maret 20201, hingga Oktober 2020, Federal Reserve AS menerbitkan dolar baru sebanyak 20 persen dari total suplai dolar AS sehingga memberi tekanan inflasi terhadap mata uang itu.

Sebagai respons, banyak investor lari ke Bitcoin sebagai perlindungan terhadap inflasi, kendati berisiko tinggi.

Hal itu mendorong harga Bitcoin ke wilayah baru dan menghasilkan transaksi tinggi di banyak bursa aset kripto, termasuk di Korsel yang juga tergolong masif.

Laporan Hankyung menyatakan popularitas Bitcoin juga disebabkan permintaan di tingkat institusi melalui perusahaan seperti Grayscale, yang kini mengelola aset lebih dari US$44 milyar, serta perkembangan industri lain, seperti Bitcoin ETF yang didirikan di Kanada.

Terlepas dari apa yang terjadi di Amerika Utara, kondisi yang mendukung peningkatan minat terhadap Bitcoin telah lama hadir di Korsel.

Paket stimulus tahun lalu menyibak pemerintah Korsel fokus ke kampanye digital yang menyasar penambahan nilai terhadap teknologi baru, termasuk blockchain.

Pada Januari 2022 lalu, “Kimchi Premium”, fenomena di mana harga aset kripto lebih tinggi di bursa kripto Korsel, mengindikasikan sentimen investor terhadap Bitcoin sudah mulai positif. [decrypt.co/ed]

spot_img

Terkini

spot_img

Terkait