Volume Transaksi Rekeningku.com Rp30 Miliar?

Bursa kripto Rekeningku.com baru mulai beroperasi secara komersial pada tahun 2017. Namun, perusahaan ini mengklaim memiliki volume transaksi yang terbilang besar.

Sumardi, Co-Founder dan CEO Rekeningku.com menyampaikan, saat ini rata-rata volume transaksi harian kripto di Rekeningku.com mencapai Rp20-Rp30 miliar. Sedangkan dalam sebulan, mencapai Rp 600-Rp 700 miliar.

“Sekitar 50 persen volume transaksi di Rekeningku.com melibatkan bitcoin,” kata Sumardi, Jumat (19/10) seperti yang dilansir dari Kontan.co.id.

Banyaknya kripto yang diperdagangkan di Rekeningku.com menjadi salah satu katalis positif yang mendorong ramainya transaksi di bursa tersebut. Hingga saat ini, ada 10 kripto di Rekeningku.com, di antaranya Bitcoin, Bitcoin Cash, Bitcoin Gold, Ethereum, Litecoin, Omisego, Ripple, Zcash, serta dua kripto buatan Rekeningku.com, yakni AnaCoin dan BBX Coin.

Keberadaan dua kripto buatan sendiri ini, disebut Sumardi akan menguntungkan bagi setiap pengguna Rekeningku.com. AnaCoin misalnya, memiliki fungsi sebagai alat pembayaran apapun di platform Rekeningku.com.

Dalam praktiknya, investor akan dikenakan diskon sebesar 65 persen untuk biaya transaksi kripto ketika menggunakan AnaCoin.

“Jadi, potensi keuntungan investor menjadi lebih besar kalau menggunakan koin ini,” katanya.

Sama seperti lainnya, Rekeningku.com juga menyediakan layanan arbitrase. Dengan layanan ini, investor dapat melakukan transfer mata uang kripto antar bursa yang berbeda.

Biasanya, layanan ini dipakai oleh trader yang ingin membeli kripto dengan harga murah di suatu bursa. Kemudian menjualnya di bursa lain yang harganya lebih tinggi, sehingga mendapat potensi capital gain.

“Walau acuannya global, harga kripto di tiap bursa bisa berbeda, karena bergantung pada kapitalisasi pasarnya,” ungkap Sumardi. [vins]

Terkini

Warta Korporat

Terkait