Bank AS Boleh Simpan Dana Cadangan Stablecoin, Saudaranya Bitcoin

237

Badan Pengawas Mata Uang (OCC) AS, bagian dari Departemen Keuangan AS, mengatakan bahwa bank nasional dan asosiasi simpanan federal boleh menyimpan dana cadangan bagi penerbit aset kripto berjenis stablecoin, yang merupakan saudara dekat dari Bitcoin (BTC) untuk kategori fiat money.

Penyataan itu bertujuan meyakinkan penerbit stablecoin dan para penggunanya menaruh dana cadangan ke bank nasional atau bank komersial yang terdaftar secara dapat berlanjut, asalkan dana tersebut disimpan di hosted wallet. OCC bertanggung jawab meregulasi aktivitas bank dan menerbitkan hak-hak bank.

Stablecoin adalah aset digital yang didukung oleh aset lain, seringkali mata uang fiat seperti dolar AS, sehingga nilainya relatif stabil. Contoh stablecoin yang ternama adalah Tether (USDT), Dolar Gemini dan USD Coin, BUSD dan lain sebagainya.

Mengenal Tether (USDT) untuk “Kirim Dolar” Lintas Negara

OCC menegaskan, bank nasional dapat menyediakan layanan perbankan berizin bagi bisnis legal manapun yang terpilih, termasuk bisnis aset kripto, asalkan risiko dikelola dan hukum ditaati, termasuk yang terkait dengan anti pencucian uang.

Bank nasional dapat menerima penyetoran dari penerbit stablecoin, termasuk penyetoran dana cadangan bagi stablecoin yang disimpan di hosted wallet.

BERITA TERKAIT  Harga Bitcoin Kian Menggelinjang di US$11 Ribuan

OCC juga menyebutkan akun dana cadangan dapat didanai melalui deposit dari penerbit stablecoin atau deposit dari individual pemilik stablecoin.

CEO Circle Jeremy Allaire, yang berada di balik penciptaan stablecoin USDC, mengatakan kebijakan ini memastikan pendekatan yang dilakukan pihaknya demi membangun standar terbuka dan tangguh bagi penggunaan dolar digital di Internet.

Kendati tidak ada perubahan berarti bagi Circle, Allaire percaya peraturan tersebut akan berdampak positif terhadap industri kripto secara keseluruhan, termasuk Bitcoin hanya memiliki pair terhadap USDT.

“Dengan kejelasan dari Departemen Keuangan mengenai standar bank untuk menyimpan dana cadangan bagi penerbit stablecoin, semua usaha, perusahaan fintech dan bank lebih pede melanjutkan inovasi ini sekaligus memastikan penjagaan dan pengelolaan resiko sesuai sistem perbankan AS dapat diterapkan ke uang internet yang baru ini,” tambah Allaire.

Pernah Ragukan Bitcoin, Goldman Sachs Ingin Punya Stablecoin Sendiri

Di bulan Juli sebelumnya, OCC menerbitkan surat lain yang mengklarifikasi bank-bank AS dapat bertindak sebagai kustodian aset kripto, yang mencerminkan sikap terbuka Pemerintahan Trump terhadap eksistensi aset kripto di negaranya. [decrypt.co/ed]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO