Bursa Efek New York (NYSE), Senin lalu mengumumkan akan meluncurkan NFT (Non-Fungible Token) untuk memperingati perdagangan saham perdana yang bersejarah.

Dalam postingan LinkedIn-nya, Presiden NYSE, Stacey Cunningham mengatakan debut perusahaannya telah memproses lebih dari US$350 miliar order, quotes dan perdagangan saham.

“Hanya ada satu dari banyaknya order saham yang menandai perdagangan pertama di NYSE. Inilah waktu yang tepat bagi sebuah perusahaan menjadi public dan menciptakan peluang bagi orang lain meraih kesuksesan mereka,” kata Cunningham.

“NYSE First Trade adalah NFT yang mewakili peristiwa bersejarah dan momen unik dalam sejarah perusahaan,” tambahnya, sebagaimana dilansir dari CNBC.

Perdagangan NFT NYSE ini mewakili perdagangan pertama saham Spotify, yang dicatat langsung (direct listing), perdana di bursa.

BERITA TERKAIT  CEO Triv: Pilih NFT Harus Teliti!

Dalam pencatatan langsung, sebuah perusahaan memulai debutnya dengan menjual saham langsung ke publik, tanpa menerbitkan saham yang baru.

Penawaran NFT bursa juga mencakup Snowflake, perusahaan perangkat lunak yang meggelar IPO terbesar yang pernah ada. Juga Unity, DoorDash, Roblox dan Coupang.

IPO perdana ini pun tercatat merupakan yang terbesar sepanjang 2021, sejauh ini.

NFT semakin popular tahun ini seiring dengan kenaikan nilai aset kripto, seperti Bitcoin dan Ether (ETh).

Pasar aset baru itu pun berkembang pesat, dengan beberapa barang koleksi digital dijual seharga jutaan dolar. [bar]

Protected with blockchain timestamps

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO