Dana pensiun asal Australia, Hostplus, yang mengelola aset sekitar US$105 miliar, setara Rp1.764 triliun, tengah mempertimbangkan untuk membuka opsi investasi kripto bagi para anggotanya.
Berdasarkan laporan Bloomberg pada Selasa (24/3/2026), Chief Investment Officer (CIO) Hostplus, Sam Sicilia, menyampaikan bahwa pihaknya sedang mengkaji kemungkinan memasukkan aset digital seperti Bitcoin ke dalam pilihan investasi yang tersedia. Ia menegaskan bahwa pendekatan yang diambil bersifat terbatas dan terarah.
“Kami sedang mengeksplorasi kemungkinan untuk menawarkan Bitcoin dan aset digital lainnya kepada anggota melalui produk Choiceplus,” ujar Sicilia.
Langkah ini menjadikan Hostplus sebagai salah satu dana pensiun besar yang mulai melirik kripto sebagai bagian dari diversifikasi investasi. Dana pensiun dan kripto dalam konteks ini mulai dipertemukan dalam satu kerangka investasi, meskipun implementasinya masih sangat selektif dan tidak menyeluruh.
Dana Pensiun Buka Akses Kripto Secara Selektif
Hostplus tidak akan langsung memberikan eksposur kripto kepada seluruh peserta. Opsi ini direncanakan hanya tersedia melalui produk Choiceplus, yakni fitur investasi mandiri yang memungkinkan anggota mengelola portofolio mereka secara lebih fleksibel.
Melalui skema ini, peserta dapat memilih sendiri aset investasi, termasuk saham dan exchange-traded fund (ETF).
Saat ini, Choiceplus hanya mencakup sekitar 1 persen dari total aset yang dikelola Hostplus. Artinya, potensi eksposur terhadap kripto akan tetap kecil dan hanya dapat diakses oleh anggota yang secara aktif memilih opsi tersebut.
Pendekatan tersebut dinilai sebagai langkah hati-hati dalam memperkenalkan aset digital ke dalam ekosistem dana pensiun.
Dalam praktiknya, Choiceplus berfungsi sebagai jembatan antara sistem dana pensiun biasa dengan fleksibilitas investasi yang lebih modern. Jika kripto benar-benar diintegrasikan, maka anggota tidak perlu keluar dari sistem utama untuk mendapatkan eksposur terhadap aset digital.
Sinyal Perubahan Arah Investasi Institusi
Langkah Hostplus ini mencerminkan adanya pergeseran sikap di kalangan institusi keuangan besar terhadap kripto. Selama ini, dana pensiun dikenal konservatif dan lebih mengutamakan aset berisiko rendah dengan stabilitas jangka panjang.
Namun, meningkatnya minat terhadap aset digital mendorong sebagian institusi untuk mulai mempertimbangkan peluang baru.
Keterlibatan dana pensiun dalam kripto berpotensi membawa dampak besar terhadap pasar. Berbeda dengan investor ritel yang cenderung aktif melakukan transaksi jangka pendek, dana pensiun umumnya memiliki horizon investasi jangka panjang. Hal ini dapat menciptakan aliran dana yang lebih stabil dan berkelanjutan ke pasar kripto.
Selain itu, langkah ini juga memperkuat posisi kripto sebagai kelas aset yang semakin diperhitungkan dalam portofolio global.
Meskipun masih dalam tahap awal, keputusan eksploratif seperti yang dilakukan Hostplus dapat menjadi referensi bagi institusi lain yang mempertimbangkan langkah serupa.
Hingga kini, Hostplus belum mengumumkan jadwal implementasi resmi. Namun, proses kajian yang sedang berlangsung menunjukkan bahwa integrasi kripto ke dalam sistem dana pensiun bukan lagi sekadar wacana, melainkan mulai memasuki tahap pertimbangan strategis.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


