DASH Melonjak 261 Persen dalam 30 Hari Saja, Faktor Burger King?

1702

Aset kripto DASH melonjak hingga 261 persen dalam 30 hari saja, berdasarkan data terkini dari Coinmarketcap. Spekulasi meningkat karena Burger King menerima DASH sebagai alat pembayaran di Venezuela? Adakah faktor lainnya?

Pada 3 Januari 2020 lalu, Burger King Venezuela memastikan menerima aset kripto DASH sebagai metode pembayaran, selain mata uang resmi negara itu, bolivar. Satu gerai di pusat perbelanjaan Sambil Caracas sudah mengujicobanya dan akan diperluas ke gerai lainnya pada tahun ini juga.

Kenaikan DASH dalam 30 hari terakhir.
IKLAN

Pasar terbilang agak lambat merespons itu, sebab diumumkan pada 3 Januari 2020 tetapi kenaikan DASH sangat signifikan, baru terjadi 10 Januari 2020. Pada tanggal itu DASH diperdagangkan di Rp688 ribu, lalu menembus Rp1.858.000 pada 16 Januari 2020.

Dalam rentang 30 hari, mengacu pada harga terendah dan tertingginya, DASH melonjak 261 persen, dari Rp531.736 menjadi Rp1.920.276.

https://www.youtube.com/watch?v=S0oNO3mbBE8

 

BERITA TERKAIT  Penegak Hukum Semakin Banyak Minta Info ke Bursa Kripto

Faktor Burger King
Simon Peters, Analyst eToro kemarin menyebutkan DASH tumbuh sekitar 35 persen pada 15 Januari 2020, sebagian karena didorong penggunaan DASH di Burger King di Venezuela.

“Pada awal tahu ini Burger King mengumumkan menerima DASH sebagai alat pembayaran dan akan diperluas hingga 40 gerai lainnya di Venezuela. Menurut kami, Venezuela yang sedang mengalami hiperinflasi yang sangat parah, mendorong banyak orang beralih ke DASH sebagai alternatif mata uang lokal, Bolivar,” kata Peters melalui surat elektronik.

Menurut catatan Peters, pada awal tahun 2020, DASH turun hampir 97 persen dari level tertinggi sepanjang masa, tetapi nilainya kini melonjak sebesar 191 persen sejak awal tahun.

“Tahun lalu DASH adalah aset kripto ke-14 yang paling banyak diperdagangkan di eToro, tetapi dalam minggu terakhir saja, DASH telah naik ke posisi ke-4 yang paling banyak diperdagangkan, menyusul Bitcoin Cash (BCH) dan Litecoin (LTC). Sejak Sabtu lalu telah ada lebih banyak perdagangan DASH di eToro daripada dalam 26 hari perdagangan sebelumnya, dengan volume perdagangan harian rata-rata 130,8 persen lebih besar daripada tahun 2019,” ungkap Peters.

Selain adopsi luas di Burger King di Venezuela, DASH kini sedang mengembangkan fitur lain di jaringan blockchain-nya untuk mempermudah orang mengirimkan DASH dan lebih cepat dalam proses konfirmasi.

BERITA TERKAIT  Triv | Pro Permudah Investor Bitcoin Indonesia

Rating DASH Naik Kelas
Berdasarkan catatan redaksi, faktor lain yang mendorong kenaikan DASH bisa jadi karena DASH mendapatkan skor rating tinggi, yakni 1, oleh Crypto Ratings Council (CRC). Capaian itu diumumkan kemarin, 16 Januari 2020.

Dengan skor itu, DASH tergolong sebagai aset digital/aset kripto yang tidak memiliki karakteristik menyerupai sekuritas (efek, seperti saham, obligasi, valuta). Ini memungkinkan DASH tidak akan berselisih dengan kebijakan SEC di Amerika Serikat.

Di sejumlah keunikan DASH, secara teknologi DASH memadukan algoritma konsensus proof-of-work (PoW) dengan proof-of-service untuk mencegah pengubahan data transaksi pada block akibat peretasan.

Per 14 Januari 2020, ada sekitar 4700 master nodes dan sekitar 1200 pengelola master node juga masing-masing menjalankan rata-rata 4 nodes. [vins]

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini

Berita sebelumyaTrader Pantau Transaksi Bitcoin Senilai Rp15 Triliun
Berita berikutnyaSerba-Serbi Bitcoin Halving 2020
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).