spot_img
spot_img

General Motors Gunakan Blockchain untuk Cegah Pencurian Identitas

General Motors Financial bekerjasama dengan perusahaan blockchain Spring Labs untuk mengurangi pencurian identitas. Langkah tersebut diperkirakan dapat memperkecil kerugian senilai jutaan dolar yang dialami GM Financial akibat penipuan.

Inisiatif itu dirancang untuk memajukan peran blockchain dalam berbagi data (data sharing). Kerjasama ini dianggap langkah maju dalam adopsi teknologi blockchain di dunia nyata. Berbicara kepada Forbes, Chief Strategy Officer GM Financial Mike Kanarios mengatakan, ia percaya teknologi blockchain akan menghadirkan sistem yang lebih baik, lebih cepat dan lebih murah untuk mencegah penipuan.

GM Financial sedang memerangi masalah yang besar, yakni penipuan identitas sintetis. Penipuan jenis ini merupakan bentuk pencurian identitas yang bertumbuh paling cepat di Amerika Serikat. Penipuan identitas sintetik adalah proses, di mana pelaku menggabungkan beragam bagian data yang dicuri dari orang lain untuk menyusun identitas baru. Identitas sintetis sangat efektif dan sulit dilacak. Dengan menggunakannya, pelaku dapat membuat banyak kartu kredit atau pinjaman untuk kendaraan.

“Sebagai divisi keuangan General Motors dan salah satu penyedia pembiayaan otomotif terbesar di dunia, kami terus berinovasi dan mengembangkan kemampuan pendeteksian dan pencegahan penipuan kami untuk melayani dan melindungi pelanggan dan dealer kami,” jelas Kanarios.

GM Financial bertanggung jawab menerbitkan pinjaman, pembiayaan dan penyewaan. Perusahaan tersebut memiliki cabang di Amerika, Amerika Selatan dan Asia sehingga menjadi target yang empuk bagi pelaku penipuan. Dikabarkan, GM Financial merugi jutaan dolar per tahun melawan pencurian identitas.

General Motor memang menjual barang yang tidak murah. Jika pelaku penipuan membeli kendaraan, hampir mustahil melacaknya untuk mendapatkan uangnya kembali. Teknologi blockchain bisa membantu mengidentifikasi dan memverifikasi individual sebelum disetujui untuk pinjaman mobil.

Spring Labs adalah startup blockchain yang telah menerima pendanaan senilai US$15 juta. Startup ini mengembangkan Spring Protocol, jaringan berbasis blockchain yang membantu perusahaan berbagi data dan informasi secara privat. Protokol ini memastikan sumber datanya tidak pernah terungkap.

Untuk mempercepat pertumbuhan, Spring Labs meluncurkan Program Mitra Spring Founding Industry. Melalui program ini, Spring Labs sudah mengundang sejumlah startup fintech untuk bekerjasama mengkaji dan mengembangkan teknologi Spring Protocol

“Kami senang bermitra dengan GM Financial untuk membuat solusi melalui jaringan kami demi menjawab permasalahan ekonomi seperti penipuan identitas,” kata Adam Jiwan, CEO Spring Labs.

Tujuan dari Spring Labs adalah agar perusahaan-perusahaan berbagi informasi melalui Spring Protocol. Dengan hal itu, perusahaan yang terlibat dapat mengenali dan mencegah kasus penipuan identitas.

Industri otomotif adalah salah satu industri yang bisa meraup banyak keuntungan dari blockchain. 62 persen eksekutif perusahaan otomotif setuju blockchain akan mengguncang (disrupting) industri otomotif dalam tiga tahun ke depan. 95 persen perusahaan manufaktur mobil berencana menggunakan blockchain dalam tiga tahun berikut, dan General Motors menjadi pemimpin di bidang ini. [ccn.com/ed]

spot_img

Terkini

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Terkait