Glassnode: Fundamental Bitcoin Masih Kuat

Kendati harga Bitcoin terus terkoreksi sejak 8 Januari 2021 dan mengalami sideways selama sepekan terakhir, fundamental Bitcoin dinilai masih kuat.

“BTC memiliki minggu yang relatif stabil, mulai dari US$32.300 dan mengakhiri minggu di US$33.060. Pada Jumat, dengan cepat melonjak hingga lebih dari US$38.000, sebelum turun kembali sebelum akhir hari dan perlahan-lahan menurun selama sisa minggu ini,” menurut Glassnode dalam kajian terbarunya.

Untuk skenario bullish, Glassnode menyandarkan pada faktor Rasio Pasokan Stablecoin (SSR) BTC yang telah menurun pada tahun 2021.

“Lazimnya, karena lebih banyak stablecoin yang diterbitkan. Ketika SSR rendah, ini berarti ada pasokan stablecoin yang besar dibandingkan dengan BTC. Ini mengindikasikan lebih banyak daya beli yang siap mengalir ke BTC dan aset kripto lainnya,” sebut Glassnode.

Faktor Grayscale
Tren naik Bitcoin diperkirakan bisa terjadi berkat jika pembelian Bitcoin dalam jumlah besar oleh Grayscale terus terjadi.

Selain Grayscale, MicroStrategy Kini Punya Bitcoin Terbanyak, Rp26,8 Triliun!

“Pada tahun 2021 sejauh ini, sekitar 26.000 BTC telah ditambang. Sementara itu, dana investasi aset digital Grayscale Holdings telah mengakuisisi lebih dari 40.000 BTC dalam periode yang sama. Ini berarti, dengan melihat akuisisi Grayscale saja, pasokan BTC yang tersedia dibeli lebih cepat daripada yang diproduksi,” jelasnya.

Glassnode menjelaskan, dengan pasokan BTC yang terus-menerus dibeli oleh investor dan institusi besar, harga dasar baru (new support) mungkin terjadi di level yang lebih tinggi lagi.

“Pembatasan pasokan yang berkelanjutan ini menempatkan Bitcoin di zona bullish,” pungkas Glassnode. [red]

Terkini

Warta Korporat

Terkait