Ketika sebagian besar aset kripto berjuang melejit, harga aset kripto Theta malah naik 700 persen dalam 2 bulan saja. Kenaikan itu diduga didorong oleh Rumor bahwa Theta.tv, platform mirip seperti Youtube, didukung oleh salah seorang pendiri Youtube dan pendiri Twitch.

Berdasarkan data Coinmarketcap, harga Theta pada 13 Maret berada di kisaran Rp700 per unitnya. Namun pada 26 Mei 2020 kemarin memuncak menjadi Rp6700. Kenaikannya lebih dari 700 persen dalam waktu relatif singkat. Level harga itu adalah all time high sejak Theta didirikan pada tahun 2018 silam.

Pendorong kenaikan itu diduga didorong oleh rumor beberapa hari sebelumnya, bahwa komponen ekosistem Theta, yakni Theta.tv didukung oleh salah seorang pendiri Youtube dan pendiri Twitch.

Kendati pihak Theta menolak berkomentar soal rumor itu, di laman Theta di Coinmarketcap, tertulis bahwa Theta didukung oleh Steve Chen Pendiri YouTube dan Justin Kan Pendiri Twitch. Di situ tercantum bahwa keduanya adalah “penasihat”.

Keterangan tentang aset kripto Theta yang didukung oleh pendiri Youtube dan Twitch. Sumber: Coinmarketcap.

Jauh sebelum kenaikan harga itu, Theta sebenarnya sudah menjalin kerjasama dengan perusahaan Tencent Games pada November 2018. Mereka berkolaborasi pengembangan platform Silver.tv yang memungkinkan pemberian imbalan aset kripto Theta kepada pemirsanya.

Tambahan informasi lainnya adalah Theta berencana masuk ke main net 2.0. Soal ini, Binance yang sudah membeli Coinmarketcap, juga mendukung langkah itu di bursanya.

Dan kabar terbaru kemarin adalah kemitraaan Theta dengan perusahaan film Hollywood, Metro-Goldwyn-Mayer Studios (MGM). Kelak beberapa film produksi MGM akan ditayangkan di Theta.tv.

Theta menyebut dirinya sebagai “protokol video streaming terdesentralisasi” yang didukung oleh teknologi blockchain. Platform Theta mirip seperti Youtube. Perbedaaanya adalah seluruh ekosistem berkesempatan mendapatkan imbalan aset kripto Theta Fuel (TFuel) untuk konten-konten yang bermutu, termasuk pemirsa yang memberikan kontribusi baik ke dalam ekosistemnya.

Salah satu streaming video yang diunggulkan saat ini adalah siaran langsung peluncuran roket Falcon 9 milik SpaceX besutan Elon Musk, pada pukul 11 malam WIB hari ini. Disebutkan bahwa sejumlah partisipan berpeluang mendapatkan imbalan TFuel.

Sedangkan untuk menambah imbal hasil dari aset kripto Theta, diperoleh dengan cara staking.

Theta sebelumnya bermitra dengan Google (pemilik Youtube), meluncurkan layanan cloud game Stadia. Ini bisa ditrafsirkan sebagai dukungan atas infrastruktur dan model bisnis video desentralisasi Theta. Awal bulan ini, terungkap Theta.tv kelak disematkan di Samsung Galaxy. [Forbes/red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO