Pasar Ambrol? Ini Sejumlah Hal yang Perlu Anda Ketahui

1666

Pasar saham dan Bitcoin ambrol dan berdarah-darah (crash market). Sebagai trader profesional, situasi itu adalah “lazim”, sembari memahami beberapa hal berikut ini.

IKLAN

Tommy Yu dari JSXPro pagi mengatakan, bagi Anda pemegang saham yang bagus, sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir.

“Menurunnya harga saham adalah peluang untuk akumulasi. Yang paling baik, tentu saja cashout dulu. Itu pun kalau belum terlambat. Kalau memang sudah telat, ya ditunggu saja sampai harga cukup bagus untuk menjual,” katanya melalui WhatsApp.

Menurutnya, crash market akan terus berulang. Dia mencontohkan pada tahun 1998, 2008 dan tahun 2020 ini dan selanjutnya.

Dalam situasi itu, dia menyarankan agar jangan panik berlebihan. Tetap tenang dan bersikap rasional.

BERITA TERKAIT  Selamat Tinggal, Western Union

“Perumpamaan sederhanya adalah ibarat komputer yang sedang ‘hang‘. Anda harus me-reboot-nya. Atau lebih sederhana lagi, ibarat bus Metro Mini yang sedang membawa penumpang yang sangat banyak. Ketika bus tak kuat menanjak, maka supir harus menurunkan beberapa penumpang agar lebih enteng,” jelasnya.

Hal lainnya, pasar akan “rebound“. Maksudnya, pasar tidak mungkin “nyungsep” jatuh hingga ke dasar jurangnya. Suatu saat pasti akan menjumpai “support” dan balik arah menaik.

Dalam situasi pasar merah begini, semestinya dilihat sebagai “kesempatan emas”. Kalau misalnya Anda telat menjual, tentu saja kerugian yang harus Anda terima. Tetapi, di sisi lain, bagi investor yang cerdas, ini adalah saat yang paling baik dan dinanti-nanti untuk masuk ke pasar, membeli saham-saham yang bagus.

“Saham-saham yang bagus ini, ketika kelak rebound, dia akan pulih dengan cepat dan memberikan profit yang sangat cantik,” tegasnya. [red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO

Berita sebelumyaHarga Minyak Naik 4 Persen, Bitcoin Masih Tertatih
Berita berikutnyaBethel Ginting: Pasar Merah, Akumulasi Terus
Avatar
Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, tertarik tentang teknologi komputer sejak duduk di bangku SMP, menulis artikel tentang teknologi blockchain dan bitcoin di media massa sejak 2014. Pada tahun 2015 bergabung sebagai anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) hingga sekarang. Sebelumnya di KabarMedan.com sebagai Managing Editor, Kontributor MetroTV dan Redaktur di Harian Global, Medan. Tahun 2001-2016 sebagai penulis lepas untuk Tabloid Komputer PCplus dan Majalah Info Komputer (Kelompok Kompas-Gramedia).