Pasar Kripto Tetap Lesu Kendati Banyak Berita Besar

158

Cointelegraph melaporkan pada Sabtu (06/10) pasar kripto tetap lesu dan stagnan, meskipun banyak berita besar di industri kripto pekan ini, termasuk investasi oleh institusi dan pemberitahuan dari SEC (Securities and Exchange Commission atau Otoritas Jasa Keuangan Amerika Serikat) tentang keputusan Bitcoin ETF (Exchange Traded Fund).


Pembawa acara CryptoTrader CNBC Ran Neuner mencuit di Twitter, bahwa semua berita bagus pekan ini, seperti perusahaan broker TD Ameritrade and Universitas Yale mulai masuk kripto, berkaitan dengan “investasi dan spekulasi”. Neuner berpendapat berita tersebut tidak membangkitkan gairah pasar, karena pasar saat ini mengikuti narasi “adopsi dan penggunaan massal”.

Harga Bitcoin (BTC) selama sebulan terakhir menunjukkan kestabilan harga yang tidak biasa, bergerak antara US$6.300 dan US$6.600 mulai 6 September, menurut indeks harga Bitcoin Cointelegraph.

Semua kripto teratas, kecuali Ripple (XRP), menunjukkan perubahan yang sangat sedikit, terutama selama 24 jam terakhir, menurut data dari Coin360.

BERITA TERKAIT  CEO Triv: Perusahaan Harus Mulai Pertimbangkan Beli Bitcoin

Bitcoin diperdagangkan di ambang batas US$6.600 selama sehari terakhir, dengan titik tertinggi US$6.643 dan terendah US$6.566. Kripto nomor satu ini bernilai US$6.567 saat Cointelegraph merilis beritanya, dengan fluktuasi sangat kecil sebesar 0,2 persen selama 24 jam terakhir.

Jika menilik indeks harga Bitcoin satu tahun, Bitcoin berada di harga yang sama seperti pertengahan Juni tahun ini, di mana harga perdagangannya adalah US$6,500.

Meskipun demikian, telah terjadi beberapa lonjakan dalam periode sejak itu, di mana harga Bitcoin tiga kali menembus US$7.000, pada 17 Juli, 28 Agustus, dan 1 September.

Ethereum (ETH), kripto dengan kapitalisasi pasar kedua terbesar, naik sedikit sebanyak 0,39 persen selama 24 jam terakhir, diperdagangkan pada harga US$224. Melihat grafik satu tahun kripto ini, Ethereum sedang pulih dari titik terendah tahun ini di harga US$175 saat 12 September silam.

BERITA TERKAIT  Maling Rp387 Miliar Kembalikan Uang Curian?

Ripple (XRP), kripto terbesar ketiga, mengalami pergerakan harga yang lebih dramatis dibanding BTC dan ETH, di mana harganya longsor 7 persen selama 24 jam terakhir dan anjlok hampir 15 persen pekan ini. Kendati demikian, XRP masih lebih tinggi dari harganya 30 hari yang lalu, melambung sebanyak 80 persen pada 21 September sehingga menyalip ETH sebagai kripto nomor dua terbesar. XRP masih cuan sebanyak 60 persen dalam periode 30 hari terakhir.

Total kapitalisasi pasar semua uang kripto bernilai US$217,8 milyar saat berita Cointelegraph dirilis, dan sempat mencapai lebih dari US$220 milyar. Volume perdagangan harian berada di nilai US$11,4 milyar, setelah sebelumnya bernilai lebih dari US$17 milyar pada 28 September.

Binance Coin (BNB) dan NEM (XEM) mengalami penurunan terbesar di antara 20 kripto teratas selama 24 jam terakhir, walau tidak terlalu signifikan. Binance Coin turun sebanyak 1,8 persen, diperdagangkan di nilai US$10,44, sementara NEM turun 2,35 persen dengan nilai dagang US$0,103. Awal pekan ini, NEM mengalami kenaikan signifikan selama dua hari. Saat berita dirilis, NEM masih cuan 8 persen dari awal minggu.

BERITA TERKAIT  ZebPay India Minggat ke Malta

Tron (TRX) menunjukkan kenaikan terbesar di antara kripto 20 teratas dalam kurun waktu 24 jam terakhir. TRX naik sebanyak 2,46 persen, dan berada di nilai US$0,023.

Berita besar di industri kripto pekan ini termasuk institusi global yang mengumumkan keputusan mereka berinvestasi di kripto. Pada 3 Oktober, bursa Gemini besutan saudara kembar Winklevoss mendapatkan asuransi untuk aset digital yang disimpan oleh pihak mereka.

Selain itu, SEC menetapkan batas waktu untuk mengkaji perubahan aturan terkait rangkaian pengajuan izin melisting dan memperdagangkan beragam Bitcoin ETF, suatu peristiwa yang sangat dinanti-nantikan pegiat kripto dan diperkirakan dapat membuat harga BTC melambung tinggi. [ed]

 

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO