Perusahaan Internasional Ini Beli Bitcoin dan Ether (ETH)

Perusahaan internasional, auditor keuangan KPMG yang masuk kategori ‘The Big Four”, mengumumkan telah membeli Bitcoin (BTC) dan Ether (ETH) sebagai bagian dari neraca keuangan mereka. Ini seperti langkah Tesla di awal 2021 lalu.

KPMG Kanada telah menambahkan Bitcoin dan Ether ke neraca keuangan perusahaannya. Perusahaan yang bermarkas di Belanda ini menyebut langkah pembelian itu sebagai “investasi pertama dari untuk kelas aset baru itu”.

“Investasi ini mencerminkan keyakinan kami bahwa adopsi institusional terhadap aset kripto dan teknologi blockchain akan terus tumbuh dan menjadi bagian kelaziman,” sebut KPMG dalam keterangan resminya, Selasa (8/2/2022).

Perusahaan Internasional Beli Bitcoin

KPMG Kanada menyebutkan, pembelian dua kripto besar itu melalui bursa kripto asal AS, Gemini Trust Company yang dikomandoi oleh si kembar bersaudar, Winklevoss.

“Investor besar seperti hedge fund dan family office hingga perusahaan asuransi besar dan dana pensiun semakin banyak yang berinvestasi ke aset kripto. Selain itu, tidak sedikit perusahaan layanan keuangan tradisional seperti bank, penasihat keuangan dan pialang sedang menjajaki penawaran produk dan layanan terkait aset kripto. Investasi ini mencerminkan keyakinan kami bahwa adopsi institusional terhadap aset kripto dan penerapan teknologi blockchain akan terus tumbuh dan menjadi bagian kelaziman,” kata Benjie Thomas Penasihat di KPMG Kanada.

Senada dengan itu, Kareem Sadek, Pemimpin Layanan Blockchain dan Kripto KPMG Kanada mengatakan bahwa industri kripto terus tumbuh dan matang, sehingga layak dipertimbangkan untuk dibeli oleh perusahaan keuangan.

“Kami telah berinvestasi di aset kripto dan industri yang pendukungnya, seperti di DeFi dan NFT,” kata Sadek. Hanya saja pihak KPMG enggan mengungkapkan nilai investasi itu. Sebagai catatan, pengumuman pembelian ini sekitar satu hari setelah harga Bitcoin dan sejumlah kripto tiba-tiba menguat dan mencetak raihan luar biasa selama 30 hari terakhir.

KPMG berjulukan “The Big Four” karena perusahaan ini adalah satu dari kelompok empat perusahaan besar di bidang yang sama, yakni Deloitte, Ernst & Young, dan PwC, dari segi cakupan klien, nilai perusahaan dan profil klien. Ketiga perusahaan ini juga diketahui punya minat yang serupa di kripto dan blockchain.

PricewaterhouseCoopers (PwC) Terima Pembayaran Pakai Bitcoin

 

KPMG mulai tertarik di industri kripto dan blockchain setidaknya sejak tahun 2019. Pada Maret 2019 misalnya, KPMG mengumumkan hasil survei soal blockchain. Hasilnya adalah dalam 3 tahun mendatang, 41 persen perusahaan di bidang teknologi berencana menerapkan blockchain di bisnisnya.

Bank Irlandia Pakai Sistem Blockchain Deloitte untuk Data Karyawan

“Survei KPMG tersebut menyimpulkan teknologi blockchain semakin dipandang oleh pemimpin teknologi global. Blockchain hampir pasti akan diadopsi dan dipakai, tetapi yang jadi pertanyaan adalah bagaimana caranya dan kapan hal itu akan terjadi. Dan di atas itu semua, blockchain bukan berarti dapat diterapkan di semua jenis proses bisnis, tetapi sektor tertentu yang kompleks dan membutuhkan solusi efisiensi,” sebut KPMG kala itu.

Kemudian pada tahun 2021, hasil kajian mereka menyebutkan bahwa adopsi blockchain dan kripto berlipat ganda sepanjang tahun 2020. KPMG menyebutkan bahwa terjadi peningkatan pemahamaman dan pengetahuan investor soal kelas aset baru itu. [ps]

Terkini

Warta Korporat

Terkait