Pihak Berwenang Korsel Melakukan Investigasi Terkait Terra

Kejatuhan kripto LUNA dan UST telah meningkatkan perhatian pihak berwenang Korsel, yang telah memulai investigasi terkait Terra secara lokal.

Ini telah menarik perhatian, pasca de-pegging pada stablecoin UST dan berlanjut pada rontoknya ekosistem Terra itu sendiri.

Korsel Melakukan Investigasi Terkait Terra 

Berdasarkan laporan Yonhap News, ada lebih dari 200 ribu investor lokal yang menderita kerugian materiil akibat jatuhnya ekosistem Terra. Dan tidak sedikit dari mereka yang kehilangan dalam jumlah nilai yang sangat besar.

Salah satu di antaranya adalah seorang pria yang kehilangan sekitar Rp33 miliar, yang sempat bertandang ke rumah sang CEO Terraform Labs, Do Kwon.

Penyelidikan dimulai dari Komisi Layanan Keuangan (FSC) dan Layanan Pengawas Keuangan (FSS) yang meminta beragam informasi dari bursa kripto Korsel, seperti volume perdagangan, riwayat transaksi terkait UST dan LUNA, serta jumlah total pemegang kedua aset kripto tersebut.

Dua otoritas tersebut juga diketahui meminta bursa untuk melaporkan ada tidaknya tindakan pencegahan terkait keruntuhan ekosistem Terra, untuk perlindungan dana investor.

“Pekan lalu, otoritas keuangan meminta data tentang jumlah transaksi dan investor, dan mengukur langkah-langkah bursa yang relevan.. Saya pikir mereka melakukannya untuk menyusun langkah-langkah untuk meminimalkan kerusakan (kerugian) pada investor di masa depan,” ujar salah satu perwakilan bursa kripto yang dirahasiakan identitasnya.

Apa yang disorot adalah, meski otoritas Korsel telah mengawasi industri kripto di negaranya, mereka mengaku masih tidak dapat melakukan banyak untuk perlindungan investor.

Tentu saja, kejadian seperti yang dialami oleh ekosistem Terra dapat dikatakan sangat cepat, banyak investor yang terlalu bingung untuk mengambil tindakan pencegahan seperti menjual aset sebelum jatuh dalam. Mereka baru benar-benar memahami begitu harga telah terkapar di kubangan.

Rencana Pemulihan

Namun, investor tampaknya masih memiliki harapan setelah munculnya rencana pemulihan dari Do Kwon, yang terlihat masih berdiri tegak untuk komunitas dan investor.

Rencananya, Do Kwon akan melakukan hard fork pada jaringan Terra, yang menghadirkan “LUNA baru”. Sementara, LUNA yang lama akan disebut dengan Luna Classic, yang berganti nama simbol menjadi LUNC.

LUNC akan tetap terkait dengan UST, sementara LUNA baru tidak. Ini juga akan memiliki pasokan yang tetap. [st]

 

Terkini

Warta Korporat

Terkait