Platform pasar prediksi Polymarket mencatat lonjakan signifikan dalam peluang keterlibatan militer AS di Iran, dengan probabilitas lebih dari 70 persen untuk skenario masuknya pasukan darat AS ke wilayah Iran sebelum akhir April 2026.
Berdasarkan laporan WSJ pada Senin (30/3/2026), data per 30 Maret menunjukkan peluang berada di kisaran 71 hingga 72 persen, meningkat dari sekitar 60 persen pada pekan sebelumnya, mencerminkan eskalasi kekhawatiran pasar terhadap konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Kontrak tersebut merujuk secara spesifik pada kemungkinan pasukan darat AS memasuki Iran, bukan sekadar operasi udara atau laut. Sejak diluncurkan pada pertengahan Maret, volume taruhan di pasar ini telah melampaui US$8,5 juta, menunjukkan tingginya partisipasi dan perhatian trader global terhadap perkembangan situasi.
Lonjakan probabilitas ini terjadi di tengah laporan pengerahan sekitar 2.200 marinir AS ke Timur Tengah serta indikasi peningkatan kesiapan militer di kawasan.
Selain itu, sejumlah laporan menyebut adanya pertimbangan opsi operasi untuk mengamankan fasilitas strategis Iran, yang semakin memperkuat persepsi risiko eskalasi. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi bahwa pasukan darat AS telah memasuki wilayah Iran..
Geopolitik Memanas, Pasar Global Ikut Tertekan
Ketegangan yang meningkat antara AS dan Iran turut berdampak pada pasar global. Harga minyak dilaporkan mengalami kenaikan tajam seiring meningkatnya risiko gangguan pasokan energi, sementara pasar saham global menunjukkan tekanan akibat ketidakpastian geopolitik.
Iran di sisi lain menuding adanya rencana invasi darat oleh AS, meskipun jalur diplomasi masih dilaporkan berlangsung secara terbatas.
Kondisi ini menggambarkan fase yang oleh sejumlah pengamat disebut sebagai tahap menjelang eskalasi, di mana aktivitas militer meningkat namun belum mencapai konflik terbuka skala penuh.
Dalam situasi seperti ini, data dari Polymarket sering digunakan sebagai indikator tambahan untuk membaca persepsi risiko di kalangan pelaku pasar.
Sorotan Polymarket dalam Politik dan Isu Transparansi
Selain isu geopolitik, Polymarket juga menjadi perhatian dalam dinamika politik domestik AS. Data dari sejumlah pasar prediksi menunjukkan bahwa peluang referendum redistricting di negara bagian Virginia untuk disetujui berada di kisaran 80 hingga 85 persen menjelang pemungutan suara pada 21 April.
Total taruhan yang masuk telah melampaui US$420.000, mencerminkan minat yang tinggi terhadap isu kebijakan lokal yang dinilai berpotensi memengaruhi peta politik antara Partai Demokrat dan Republik.
Di sisi lain, temuan penelitian dari Columbia Law School dan University of Haifa telah mengungkap adanya lebih dari US$143 juta keuntungan “anomali” sejak 2024 di pasar prediksi, yang diduga berasal dari trader dengan akses informasi lebih awal atau lebih akurat.
Berdasarkan laporan Business Insider pada Sabtu (28/3/2026), penelitian tersebut menganalisis lebih dari 210.000 transaksi mencurigakan, termasuk aktivitas trading yang terjadi tepat sebelum peristiwa besar.
Salah satu akun bahkan tercatat meraih keuntungan besar dari taruhan yang sangat tepat waktu terkait aksi militer Israel terhadap Iran, menambah sorotan terhadap transparansi dan dinamika informasi di platform tersebut.
Itulah rangkuman berita kripto hari ini yang bisa kamu simak untuk mengikuti perkembangan dunia aset digital dan teknologi blockchain. Tetap pantau Blockchain Media Indonesia untuk update terbaru seputar pasar kripto, berita bitcoin, hingga panduan belajar crypto untuk kamu yang masih pemula. [st]
Disclaimer: Konten di Blockchainmedia.id hanya bersifat informatif, bukan nasihat investasi atau hukum. Segala keputusan finansial sepenuhnya tanggung jawab pembaca.


