Senin, 24 Februari 2020
Label Blockchain TON

blockchain TON

Liquid Kembalikan Uang Hasil Penjualan Aset Kripto Gram Besutan Telegram

Akibat perselisihan Telegram dengan SEC di Amerika Serikat yang tak kunjung usai, bursa aset kripto asal Jepang, Liquid mengembalikan uang hasil penjualan aset kripto Gram kepada para investor. Liquid telah sukses mengumpulkan uang senilai Rp6,3 triliun pada September 2019 lalu.

Telegram: Aset Kripto Gram Bukanlah Produk Investasi

Masih bermasalah dengan SEC di Amerika Serikat, Telegram hari ini menerbitkan surat terbuka kepada publik terkait proyek teknologi blockchain TON dan aset kripto Gram yang terafiliasi dengan perusahaan perpesanan instan itu. Dari sekian banyak aspek, Telegram menegaskan bahwa aset kripto Gram bukanlah produk investasi yang membuat penggunanya menjadi kaya raya.

Terungkap! Pendiri WordPress adalah Investor Aset Kripto Gram Buatan Telegram

Setelah sekian lama Telegram berseteru dengan SEC soal investasi di aset kripto Gram di Amerika Serikat. Belum lama ini terungkap ke publik, bahwa Pendiri Wordpress, Matt Mullenweg juga terlibat sebagai salah satu investornya.

Sah! Telegram Pastikan Membuat Blockchain TON dan Kripto GRAM

Pada 8 Oktober 2019 Telegram akhirnya memastikan memang membuat blockchain sendiri bernama TON (Telegram Open Network), dengan aset kripto bernama GRAM. Informasi itu dijabarkan di situs web resmi Telegram di bagian Grams Wallet dalam hal term of services (ToS) untuk layanan Telegram.