dolar

Purwarupa Dolar Digital Digelar Juli 2021

Purwarupa dolar digital digelar pada Juli 2021, hasil kajian Bank Sentral AS alias The Fed bersama MIT (Massachusetts Institute of Technology).

Bitcoin US$19 Ribu, Tebas Kinerja Emas

Bitcoin yang kinclong di US$19 ribu kian menebas kinerja emas, yang dianggap unggul sebagai aset safe haven. Inilah penyebabnya, prediksi dan ancamannya.

Libra Klaim Sistem Pembayaran 7 Kali Lebih Cepat daripada Visa

Novi (sebelumnya Calibra), anak perusahaan Facebook yang merupakan anggota pendiri Libra Association mengklaim bahwa FastPay, sistem pembayaran yang dirancangnya 7 kali lebih cepat daripada Visa. Besar kemungkinan akan diterapkan di blockchain Libra.

Trump atau Biden Sama Saja, Posisi Bitcoin Tetap Diuntungkan

Sangat sulit menakar pasti bagaimana kaitan antara pemilihan presiden AS dengan pasar aset kripto, terlebih-lebih Bitcoin. Namun, pelaku pasar melihatnya justru dipertimbangkan, bahwa Trump atau Biden yang menang, hasilnya sama saja, dolar bertambah banyak, menguatkan harga Bitcoin.

Bitcoin Terbukti Menang Melawan Saham, Emas, Minyak dan Dolar AS

Sejak awal tahun 2020 hingga hari ini (year to date/ytd), Bitcoin mampu mengalahkan kinerja saham, emas, minyak dan indeks dolar AS. Ini mencerminkan sentimen positif terhadap Bitcoin sebagai kelas aset baru.

Bitcoin Semakin Dijamah Gegara Dolar Kian Melemah

Aset kripto besar Bitcoin disebut-sebut akan semakin dijamah dan harganya akan terus naik, gara-gara dolar AS yang kian melemah. Prediksi itu diungkapkan oleh sejumlah pengamat, setelah Bank Sentral AS alias The Fed menguatkan sinyal inflasi yang berlanjut.

Dolar Digital, The Fed: Kami Kaji Dahulu

Menanggapi soal wacana penerbitan dolar digital, Bank Sentral AS alias The Fed mengatakan akan mengkajinya lebih dalam.

Penegasan Bank Sentral AS: Kami Mencetak Dolar AS Secara Digital

Jerome Powell, Kepala Bank Sentral AS alias The Fed mengatakan di program 60 Minutes, bahwa mereka secara kelembagaan mencetak dolar secara digital, demi menyelamatkan ekonomi AS yang terdampak COVID-19.

Rupiah Kembali ke Level Krisis 1998, Apa yang Dapat Dilakukan Bank Indonesia?

Rupiah mengalami tekanan yang sangat keras, menyentuh level Rp16.800 per dolar AS sejak krisis 1998, di antara beberapa mata uang negara lain di Asia Tenggara. Pelemahan nilai tukar ini erat kaitannya dengan peran Bank Sentral dalam melakukan manajemen mata uang asing.