Tom Lee Yakin Bitcoin Tetap Capai US$15 Ribu di Akhir Tahun

124
Tom Lee tak mengubah prediksinya. Ia menegaskan harga bitcoin akan naik ke US$30 ribu pada akhir 2018.

Co-founder Fundstrat Tom Lee tetap bersikeras Bitcoin akan mencapai prediksi akhir tahunnya di harga US$15 ribu, CNN melansir. Lee mengatakan pasar saham teknologi yang terus jatuh semakin menekan pasar kripto.

Prediksi Lee tersebut turun drastis dibanding prediksi sebelumnya yaitu US$25 ribu yang ia pasang di awal tahun 2018, di kala pasar kripto tampak akan mengalami ledakan besar.

“Likuiditas di pasar global semakin mengering dan Bitcoin bukanlah aset nilai. Jadi, ketika saham pertumbuhan, teknologi dan FAANG (Facebook, Apple, Amazon, Netflix, Google) semakin jatuh, peristiwa tersebut akan mencederai Bitcoin,” ucap Lee kepada CNBC (20/11).

Lee menjelaskan, penurunan harga di saham FAANG melukai para pemilik Bitcoin. Kendati demikian, Lee tetap bullish soal kripto sebab ia percaya kripto sekedar mengalami transisi yang canggung.

Lee berkata kripto masih memiliki masa depan yang cerah sebab ia yakin investor institusi akan mulai memasuki arena kripto.

“Gelombang adopsi berikutnya berasal dari institusi. Ada persilangan yang terjadi, dan ini hanyalah transisi canggung,” jelas Lee.

Ketika ditanya soal kapan investor institusi akan mulai mengambil langkah besar di kripto, Lee berkata hal tersebut sedang mendekat.

“Dukungan institusi akan segera tiba. Anda akan mendapatkannya sebagian melalui infrastruktur, seperti Bakkt yang segera meluncur. Sebagian lagi akan melalui kejelasan regulasi,” jawab Lee.

Lee menyebut sanksi regulator terhadap pelaku penipuan dan penyelidikan federal terhadap manipulasi harga Bitcoin pada akhirnya akan mensahkan industri kripto.

“Setelah kita punya semua itu, institusi akan merasa lebih nyaman berinvestasi di kripto,” jelas Lee.

CCN melaporkan Departemen Kehakiman AS telah meluncurkan penyelidikan kriminal soal apakah melambungnya harga pasar kripto pada tahun 2017 disebabkan manipulasi menggunakan Tether (USDT). Pada Juni 2018, seorang profesor keuangan University of Texas mempublikasikan penelitian yang mengklaim bahwa 50 persen peningkatan harga Bitcoin di 2017 disebabkan manipulasi artifisial memakai USDT.

Tom Lee berkata ketelitian regulator terhadap penipuan kripto akan bermanfaat bagi industri kripto sebab meredam kecemasan konsumen dan institusi tentang industri yang semakin berkembang ini.

Selain itu, Lee berkata kita tidak bisa menghentikan masa depan, dan masa depan adalah digital.

“Aset digital akan jadi relevan di dunia dimana pertumbuhan terjadi secara digital. Bitcoin adalah taruhan yang pasti di masa depan,” lanjut Lee.

Lee juga menyorot bahwa penetrasi pasar Bitcoin semakin meningkat. Bitcoin menyelesaikan transaksi on-chain tiga kali lebih banyak dibanding PayPal. Artinya, saat ini Bitcoin digunakan untuk memindahkan uang lebih sering dibanding PayPal, salah satu payment network terbesar di dunia.

Soal pihak pesimis yang berkata kripto telah mati karena sekarang sedang lesu, Lee menasihati untuk mengabaikan mereka. “Apakah menurut saya Bitcoin sebagai fundamental jangka panjang sudah mati? Saya pikir tidak. Harga saat ini tidak mencerminkan fundamental Bitcoin,” jelas Lee. [ed]

 

Ikuti media sosial kami

Ingin Beriklan? Klik di Sini