Ubisoft Masuk NFT dan Metaverse, Pakai Blockchain Tezos (XTZ)

Ubisoft, perusahaan pengembang game besar asal Prancis, memutuskan masuk ke NFT (non-fungible token) dan metaverse. Mereka mengandalkan teknologi blockchain Tezos (XTZ).

Ubisoft sebenarnya sudah lama berencana masuk lebih dalam ke dunia kripto sejak beberapa bulan lalu. Sejumlah proyek uji coba sudah diluncurkan. Pengumuman terbaru ini memastikan rencana Ubisoft masuk lebih mantap lagi lewat penerapan NFT.

Ubisoft, NFT dan Metaverse

Penerapan NFT oleh perusahaan di balik game popular Assassin’s Creed dan Just Dance itu diwujudkan lewat peluncuran Ubisoft Quartz, sebuah platform yang memungkinkan pemain mendapatkan dan membeli item di dalam game. Quartz akan diluncurkan pertama kali di Tom Clancy’s Ghost Recon Breakpoint versi PC.

Ubisoft Metaverse nft

“Ubisoft Quartz adalah rencana pertama dalam visi ambisius kami untuk mengembangkan metaverse sesungguhnya dan itu tidak dapat hidup tanpa blockchain, termasuk skalabilitas dan konsumsi energi,” kata Nicolas Pouard, Wakil Presiden di Lab Inovasi Strategis Ubisoft.

Versi beta Quartz akan diluncurkan pada 9 Desember 2021 di Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Jerman, Spanyol, Italia, Belgia, Brasil, dan Australia.

Pemain Ghost Recon Breakpoint yang telah mencapai XP level 5 dalam game dapat mengakses NFT itu.

Berdasarkan keterangan Ubisoft, pemain harus berusia minimal 18 tahun untuk membuat dompet Tezos yang juga digunakan di game.

NFT di game itu disebut dengan istilah “Digit” dan berencana merilis NFT gratis untuk pengguna awal pada 9, 12, dan 15 Desember. NFT lainnya akan menyusul pada tahun 2022.

Ubisoft pertama kali mulai menjelajahi ruang kripto dan NFT bertahun-tahun yang lalu, mengembangkan prototipe game mirip Minecraft yang disebut HashCraft pada awal 2019.

Sejak itu, Ubisoft telah bekerja dengan banyak startup kripto melalui program akselerator seperti Axie Infinity, Nine Chronicles, dan NBA Top Shot.

Persaingan Semakin Ketat

Persaingan di tema metaverse sepertinya akan semakin ketat, karena pengembang game berpengalaman lebih punya strategi dan kapital untuk semakin besar. Ini termasuk peluang baik bagi perusahaan rintisan di kripto, karena sudah memiliki fondasi dan komunitas yang luas.

Ubisoft Pertimbangkan Membuat NFT Lewat Game Play-to-Earn

Selain itu, sejumlah startup punya game sendiri yang sudah mumpuni, seperti Axie Infinity, Sandbox dan Decentraland, akan lebih berjuang lebih giat lagi untuk menyambut era bisnis yang baru yang digaungkan oleh Mark Zuckerberg ini. [ps]

spot_img

Terkini

Terkait