Whistleblower dalam skandal Cambridge Analytica, Brittany Kaiser mengatakan, bahwa teknologi blockchain adalah penting untuk mengatasi krisis keamanan data digital.

Kaiser adalah mantan Direktur Pengembangan Bisnis di perusahaan analisis data yang kontroversial asal Inggris, Cambridge Analytica.

Saat ini Kaiser adalah pendiri startup di bidang intelijen, Own Your Data Foundation. Kaiser pertama kali menjadi sorotan dalam skandal Cambridge Analytica, yang mengungkapkan bahwa perusahaan tersebut telah mengumpulkan data mentah dari 87 juta profil Facebook untuk kampanye Trump.

Kaiser menyatakan keyakinannya bahwa teknologi yang muncul seperti blockchain akan membantu orang melindungi data pribadi mereka. Blockchain adalah pula aset terpenting di dunia.

Kaiser mengatakan, bahwa ia sangat senang melihat beberapa solusi media sosial yang berbasis blockchain, yang pada prinsipnya menantang raksasa media sosial Facebook serta aplikasi WhatsApp-nya.

BERITA TERKAIT  Sah! Tokocrypto Jual Ripple

“Menurut saya, pelaku teknologi blockchain dan teknologi blockchain yang akan memecahkan banyak masalah krisis perlindungan data,” katanya.

Selain itu, Kaiser menyebutkan, bahwa Jerman dan Swiss saat ini adalah dua negara terbaik dalam hal perlindungan data. Sementara negara asalnya, Amerika Serikat (AS), undang-undang atau peraturan data hampi tidak ada.

“Perkembangan baik di AS mungkin adalah undang-undang Privasi Konsumen California untuk tingkat negara bagian yang diterbitkan pada 1 Januari 2019 lalu,” katanya. [Cointelegraph/red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO