Ada “Peminta Monero (XMR)” di Situs Kampanye Presiden Trump

Situs kampanye Presiden Trump diretas. Tampilan laman diubah (defaced) dan ada “permintaan donasi” berupa aset kripto Monero (XMR). Peretasan itu terjadi pada Selasa, 27 Oktober 2020.

Gambar

Selama 30 menit tampilan itu bertahan di situs www.donaldjtrump.com. Tampilan diubah menjadi seolah-olah situs itu diblokir oleh pihak berwenang AS, karena dilengkapi dengan lambang Departemen Kehakiman AS dan FBI.

Tercantum pesan besar di bawah lambang itu: “Cukup sudah dunia ini membaca kabar-kabar palsu yang disebarkan oleh Trump”, sebuah ungkapan pedas.

Dilansir dari The New York Times (NYT), Tim Murtaugh, juru bicara kampanye Trump, mengonfirmasi perusakan situs tersebut dan mengatakan pihaknya “bekerja dengan otoritas penegak hukum untuk menyelidiki sumber serangan itu.”

Dia menambahkan, “Tidak ada paparan data sensitif karena tidak ada yang benar-benar disimpan di situs. Situs telah dipulihkan. ”

Menurut jurnalis NYT, FBI tidak segera mengomentari insiden tersebut. Tampilan ganjil itu pertama kali dilihat di Twitter oleh Gabriel Lorenzo Greschler, jurnalis di Jewish News of Northern California, saat dia meneliti sebuah artikel tentang perubahan iklim.

BERITA TERKAIT  Pakar Keuangan: Korut Semakin Intensif Menggunakan Kripto

Di laman bagian akhir tercantum “permintaan donasi” berupa aset kripto Monero (XMR) yang popular sebagai privacy coin yang “diawasi” oleh pihak berwenang di AS. [red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO