Alphablock Indonesia Berinvestasi di SWIPE, Apa Alasannya?

SWIPE, proyek blockchain dari Singapura yang fokus di bidang monetisasi data, akan melakukan Initial Exchange Offering (IEO) dalam waktu dekat. Menanggapi langkah itu, Maxie Soetandi, Pendiri Alphablock Indonesia, sebuah medium antara pegiat kripto, investor dan perusahaan teknologi, menjelaskan keputusannya turut serta berinvestasi di SWIPE.

Apa alasan Anda berinvestasi di SWIPE?
Ada sejumlah alasan Pertama, kami meyakini SWIPE memiliki tim yang kuat dan berhasrat dengan pengalaman bertahun-tahun untuk mengeksekusi roadmap mereka yang ideal dan ambisius.

Kedua, produknya sendiri menarik. Kita tahu data itu sangat penting dan bernilai. Nah, cara utama sebuah perusahaan untuk mengakses informasi data yang tidak bisa dihasilkan sendiri adalah dengan membeli melalui data marketplace, tanpa perantara alias direct. Hal itulah yang dibangun oleh SWIPE.

Aspek apa lagi yang paling menarik dari SWIPE?
Fakta bahwa SWIPE adalah blockchain platform bagi data marketplace sudah menarik dengan sendirinya. Tetapi, karena saya investor, menurut saya yang paling menarik dari proyek ini adalah SWIPE Mission, di mana pemegang token bisa melakukan staking SWIPE Token dan mendapat imbalan ketika sebuah misi tercapai. Semakin banyak aktivitas dari pengguna aplikasi SWIPE, semakin banyak imbalannya.

Industri blockchain kian mengglobal, bagaimanan dengan Indonesia?
Saya pikir dari semua wilayah Asia Tenggara, Indonesia sangat kesempatan untuk mendorong ekonomi dengan teknologi blockchain, diiringi pertumbuhan populasi yang cepat sebesar 269 juta penduduk di tahun 2019. Sekalipun pemerintah Indonesia atau pihak lain ingin menghentikan regulasi atau melarang sisi bisnis blockchain, teknologi itu akan terus berkembang dan bertumbuh. Di sini hanya ada dua pilihan: Anda merangkulnya atau Anda tertinggal!

Apa yang disinergikan antara Alphablock dan SWIPE?
Alphablock adalah medium antara investor dan perusahaan teknologi seperti SWIPE. Kami “memandu” SWIPE ke tingkat yang lebih tinggi ke departemen-departemen tertentu dan menghubungkan SWIPE ke saluran kemitraan yang relevan, termasuk investor yang berminat di proyek tahap awal jangka panjang seperti SWIPE. [ed]

Terkini

Warta Korporat

Terkait