Ape Coin (APE) Bakal Punya Blockchain Sendiri, Pasca Permintaan Besar Penerbitan NFT Tanah Virtual Metaverse Otherside

Ape Coin (APE) disebut oleh Yuga Labs bakal punya blockchain sendiri, pasca permintaan besar penerbitan NFT tanah virtual di metavere Otherside yang membuat lonjakan transaksi dan biaya di blockchain Ethereum.

Hal itu disampaikan oleh Yuga Labs, pengembang di balik metaverse Otherside yang menggunakan Ape Coin (APE) sebagai bagian sentral proyek itu. Perusahaan itu tidak menyangka, bahwa antusiasme terhadap metaverse itu begitu besar, sehingga sanggup membuat blockchain Ethereum kewalahan untuk menangani transaksi yang besar. Itu yang pada ujungnya membuat biaya transaksi menjadi sangat besar ketika proses penerbitan NFT yang mewakili tanah virtual di metaverse mereka.

“Saat ini sudah cukup jelas, bahwa permintaan yang besar terhadap NFT di metaverse menjadi kurang efisien bagi perjalanan berikutnya. Kami tentu saja mempertimbangkan untuk membuat blockchain sendiri untuk Ape Coin atau menggunakan blockchain lain yang lebih cepat dan murah dari segi biaya transaksi,” sebut Yuga Labs di Twitter, Minggu (1/5/2022).

Tentu saja tingginya biaya transaksi, yang sangat diuntungkan adalah para penambang ETH, dengan penghasilan sekitar US$80 juta, termasuk termusnahkannya (burn), sekitar 10.000 ETH.

Namun demikian, di sistem Ape Coin, untuk membuat perubahan penting harus melalui mekanisme DAO, di mana semua hodler dilibatkan dalam musyawarah berdasarkan kepemilikan token APE. Dengan token itu mereka punya hak suara apakah setuju atau tidak terhadap usulan yang diajukan oleh pengembang ataupun pihak lain, termasuk soal apakah Ape Coin perlu membuat blockchain sendiri.

Apa Itu Ape Coin dan Metaverse Otherside?

ApeCoin (APE) adalah aset kripto dalam ekosistem NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC) besutan Yuga Labs. Sedangkan Otherside merupakan metaverse baru yang diluncurkan perusahan itu, sebagai medium use case baru untuk BAYC dan NFT mereka yang lain.

Tidak seperti penjualan NFT pada umumnya, Otherside dijual memakai token APE. Proses penjualan memakai format Dutch auction di mana harga buka akan dipasang tinggi dan menurun seiring berlalunya waktu hingga semua suplai NFT terjual.

Sejak diluncurkan pada 17 Maret silam, harga APE mengalami fluktuasi liar. Setelah sempat terpuruk hingga ke harga terendah US$6,21, APE mengalami pemulihan kuat dan pada 29 April berada di harga US$21,6.

Reli APE itu menjadikannya lebih berharga dibanding token metaverse lain seperti Decentraland (MANA) dan The Sandbox (SAND). Kiprah APE ini cukup menonjol, tak hanya digarap serius oleh Animoca Brands dan didukung oleh Pendiri Reddit, kenaikan itu tampak melawan arus ketika pasar kripto yang sedang melemah. [ps]

spot_img

Terkini

Terkait