Warga Indonesia berkesempatan merebut hadiah Rp4 juta di pelatihan trading Bitcoin dan jenis aset kripto lainnya. Pelatihan yang digelar di Zoom dan gratis itu berlangsung pada Kamis pekan ini, 4 Maret 2021.

Blockchainmedia.id bekerjasama dengan Chainsightnews.com menggelar “Pelatihan Trading Kripto”. Acara itu terbuka bagi masyarakat umum, karyawan dan mahasiswa.

“Sebagian besar masyarakat Indonesia masih awam soal perdagangan Bitcoin dan sejumlah aset kripto lainnya. Sebagian dari mereka juga merasa kesulitan belajar trading dan analisis teknikal secara efektif. Pelatihan daring ini adalah bagian dari misi edukasi kami soal aset kripto bagi masyarakat Indonesia, sebab perdagangan aset kripto tergolong sangat berisiko tinggi,” sebut Vinsensius Sitepu Pemimpin Redaksi Blockchainmedia.id, Senin (1/3/2021).

BERITA TERKAIT  Bos Triv: Lahan Parkir Uang Terbatas, Bitcoin Akan Terus Tumbuh di 2021
Klik pada gambar dan isilah formulirnya secara lengkap. Tautan Zoom akan dikirimkan ke e-mail pada Kamis siang.

Lanjut Vinsensius, kebanyakan pelaku pasar relatif ikut-ikutan dalam trading aset kripto. Padahal ilmu analisis teknikal alias “charting” wajib dipahami, sehingga mengetahui kapan melakukan aksi beli dan jual.

Hal itu diamini oleh trader aset kripto profesional asal Indonesia, Muhammad Kurnia Bijaksana.

Menurutnya, analisis teknikal ibarat peta masuk ke rimba perdagangan aset kripto yang terkenal sangat fluktuatif.

“Tanpa peta yang bermutu dan jelas, bagaimana Anda bisa melakukan trading yang benar? Apalagi lonjakan naik-turun harga Bitcoin dan jenis aset kripto lainnya sangat tinggi, maka penggunaan indikator analisis teknikal yang tepat adalah sebuah kewajiban,” kata Kurnia yang akan hadir sebagai narasumber dan trainer dalam pelatihan itu.

BERITA TERKAIT  Changpeng Zhao: Harga Bitcoin Bisa Rp2,1 Milyar Per BTC Tahun Ini

Kurnia juga menjelaskan, bahwa selain analisis teknikal, memilih platform perdagangan alias bursa aset kripto tidak boleh asal-asalan.

Kurnia menyarankan menggunakan bursa aset kripto FTX.com yang dididirikan oleh tokoh berpengaruh di industri aset kripto, yakni Sam Bankman-Fried.

“Kecepatan memroses transaksi tentu adalah nomor satu, selain tingkat likuiditas yang tinggi. Selain itu pilihan aset kripto yang beragam turut memengaruhi. Nah, di FTX.com, selain aset kripto, seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH) dan lain sebagainya, tersedia aset tradisional, seperti saham, valuta. Semua itu diperdagangkan dalam mekanisme spot dan derivatif,” kata Kurnia.

BERITA TERKAIT  CEO Triv: Perusahaan Harus Mulai Pertimbangkan Beli Bitcoin

Menyinggung soal masa depan Bitcoin, Kurnia memandang Raja Aset Kripto itu masih berpotensi menguat dalam waktu dekat, kendati koreksi masih akan terus terjadi.

Untuk pendaftaran pelatihan itu, silahkan klik di sini dan isilah formulirnya secara lengkap. Tautan Zoom akan dikirimkan ke e-mail pada Kamis siang. [red]

Protected with blockchain timestamps

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO