Bitcoin Masih Aman, Kendati Komputer Kuantum Kian Mapan

976

Teknologi blockchain Bitcoin berikut aset kriptonya masih aman, kendati kinerja komputer kuantum kian mapan. Diperlukan komputer kuantum berdaya 2500 qubit untuk meretas Bitcoin. Saat ini komputer paling unggul baru berdaya 72 qubit, milik Google. Namun, IBM bilang daya komputer kuantum berlipat ganda setiap tahun. Siapkah Bitcoin?

Saat ini IBM memiliki komputer kuantum bernama Raleigh. Ia telah berdaya 28 qubit dengan skor 32 point berdasarkan parameter Volume Quantum, yang digunakan IBM sejak tahun 2016.

IKLAN

Komputer kuantum memang telah lama “dipuji” sebagai salah satu inovasi terpenting abad ke-21, dengan aplikasi potensial di hampir setiap industri, mulai dari perawatan kesehatan dan kecerdasan buatan hingga pemodelan keuangan dan banyak lagi.

BERITA TERKAIT  Langkah Aset Kripto Alexis Ohanian, Si Pendiri Reddit

Namun, komputer kuantum baru saja memasuki tahap pengembangan awal, belum dapat dikatakan praktis. Komputer kuantum pertama yang dianggap mumpuni pun baru muncul pada tahun 2009, hasil besutan Jonathan Home. Sejak itu, perkembangan komputer kuantum telah meningkat pesat, dengan industri saat ini sedang dikuasai oleh segelintir raksasa teknologi, termasuk Google dan IBM.

Meskipun kemajuan terbaru IBM dapat dianggap sebagai kemajuan yang signifikan, komputer kuantum saat ini hanya dapat digunakan untuk tugas-tugas yang sangat spesifik, belum umum. Dengan demikian, kekhawatiran bahwa komputer kuantum dapat digunakan untuk memecahkan kriptografi yang digunakan untuk mengamankan aset kripto seperti Bitcoin, tetap tidak berdasar, setidaknya untuk saat ini.

https://www.youtube.com/watch?v=6yaY4Fw-ovM

Blockchain, khususnya Bitcoin sebagai jaringan yang sepenuhnya dibangun secara kriptografis, tentu sangat masuk akal bahwa komputer kuantum yang cukup kuat akhirnya dapat memecahkan enkripsi yang digunakan untuk menghasilkan private key Bitcoin.

BERITA TERKAIT  Bitcoin Terancam Runtuh ke US$4.000

Namun, menurut makalah yang terbit pada Juni 2017 oleh Martin Roetteler, diperlukan komputer kuantum berdaya 2.500 qubit untuk meretas enkripsi 256 bit yang digunakan oleh Bitcoin.

Komputer kuantum yang paling kuat saat ini hanya berdaya 72-qubit milik Google. Akan dibutuhkan beberapa tahun bagi komputer kuantum untuk mencapai tingkat yang mampu mengancam sistem enkripsi tercanggih yang dimiliki manusia saat ini, termasuk enkripsi di tubuh Bitcoin. Tetapi dengan IBM mengklaim bahwa daya komputer kuantum akan berlipat ganda setiap tahun.

Jadi, perkembangan komputer kuantum saat ini masih berupa ancaman terhadap Bitcoin, sembari sejumlah upaya menangkalnya terus dilakukan. [Decrypt/red]

Ikuti media sosial kami

INFO IKLAN/AD INFO