Do Kwon Terra Sangkal Kepemilikan Aset Kripto Rp594 Milyar yang Dibekukan Kejaksaan Korsel

Pendiri Terra, Do Kwon, telah sangkal kepemilikan aset kripto senilai Rp594 milyar yang telah dibekukan oleh kejaksaan Korea Selatan (Korsel).

Do Kwon telah mengonfirmasi hal tersebut melalui Twitter setelah adanya tuduhan bahwa kejaksaan Korsel telah membekukan dana terkait dirinya yang ada di bursa kripto KuCoin dan OKEx.

Saat ini, Pendiri Terraform Labs tersebut masih menjadi buronan internasional setelah pengadilan Korsel meminta interpol memasukkan namanya ke dalam red notice.

Pendiri Terra tersebut dari sudut pandang pengadilan sedang melarikan diri dari panggilan penangkapan terkait tuntutan sebagian investor token LUNC dan USTC yang merasa dicurangi, saat harga dua token tersebut mengalami crash lebih dari 99 persen.

IKLAN

Do Kwon Terra Sangkal Kepemilikan Aset Kripto yang Dibekukan

Berdasarkan laporan Decrypt, diketahui kejaksaan Korsel telah membekukan aset kripto senilai US$39,6 juta di dua bursa kripto tersebut.

Namun, Do Kwon dengan cepat mengonfirmasi bahwa dirinya bukanlah pemilik aset tersebut, sembari mengatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menggunakan bursa kripto KuCoin dan OKEx.

“… Tidak punya waktu untuk berdagang, tidak ada dana yang dibekukan… Saya tidak tahu dana siapa yang mereka bekukan, tapi bagus untuk mereka, semoga mereka menggunakannya untuk kebaikan,” tambahnya.

Pembekuan aset tersebut mengacu pada laporan di bulan lalu yang mengungkapkan dua bursa kripto tersebut telah bekerjasama dengan pihak berwenang untuk membekukan 3.313 koin BTC senilai US$66 juta.

Tentu saja, laporan tersebut telah dibantah oleh Do Kwon dan Luna Foundation Guard (LFG), karena tidak jelas pula mengapa aset itu dikaitkan dengan mereka.

Selain itu, anggota komunitas Terra, FatManTerra, juga mempertanyakan bagaimana kejaksaan Korsel mengetahui aset mana yang harus dibekukan.

“Metodologi sebenarnya yang digunakan untuk menentukan kepemilikan koin-koin itu [yang dibekukan] dirahasiakan untuk beberapa alasan dan saya memiliki keraguan serius tentang apakah itu benar-benar Bitcoin [milik] Do Kwon atau bukan. Masih menunggu bukti,” ujar FatManTerra.

Di tengah kekhawatiran investor Terra 2.0 atas akan ditahannya Do Kwon, komunitas Terra lama dengan token LUNC justru terlihat baik-baik saja. Performa dari harga token LUNC masih menjadi salah satu yang terbaik di tengah bearish pasar kripto. [st]

 

 

spot_img
spot_img

Terkini

Warta Korporat

Terkait