spot_img
spot_img

Kembali ke Dasar, Apa Itu Aset Kripto?

Saat ini, aset kripto telah banyak dibahas di berbagai sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, bahkan TikTok. Media massa mainstream juga telah memiliki kategori khusus untuk membahas berita seputar aset kripto.

Aset Kripto dan Kriptografi

Namun, ada perbedaan mendasar makna “kripto” di istilah cryptocurrency (mata uang kripto) dengan istilah aset kripto (crypto asset).

Kata kunci di sini, bahwa kata “kripto” berakar dari istilah kriptografi (cryptography), yakni ilmu yang mempelajari cara pesan (message) atau data agar aman ketika dikirimkan. Kriptografi memastikan tidak ada pihak ketiga yang mengganggu proses pengiriman itu.

Contoh sederhana ketika Anda mengirimkan e-mail lewat Gmail yang berbasis web (lewat browser). Protokol HTTPS-lah yang memastikan keamanan pengiriman. Di protokol itulah tersemat sistem kriptografinya, di mana pesan Anda disandikan (di-encrypt).

Bitcoin Pada Prinsipnya adalah Uang

Bitcoin, oleh perancangnya menyebut Bitcoin adalah sebuah sistem uang elektronik peer-to-peer.

Ia disebut sebagai sistem, karena ada mekanisme penciptaan unit uangnya (aspek moneter), yakni juga disebut “Bitcoin (BTC)” dan ada mekanisme pengirimannya (transfer antar pengguna). Satoshi menulis unit moneter itu dengan huruf “B” kecil, “bitcoin”.

Software Bitcoin dikenal dengan nama BitcoinCore. Dalam istilah umum kita sebut itu blockchain, yang kali pertama disebut oleh Hal Finney dengan “block chain” (ditulis terpisah).

Nah, dalam hal Bitcoin misalnya, ia disebut sebagai cryptocurrency (mata uang kripto), karena dia adalah unit uang bernilai dan berbasis kriptografi.

Hari Ini 12 Tahun Lalu, Transaksi Bitcoin Perdana, Dari Satoshi Kepada Hal Finney

Artinya, ketika Anda mengirimkan Bitcoin ke mana pun, sistem kriptografi-lah yang menjamin keamanannya.

Pakai yang Mana, Aset atau Uang?

Lalu, bilamana kita menggunakan istilah mata uang kripto? Sebuah objek, baik fisik ataupun virtual, bisa disebut sebagai mata uang alias currency, ketika ia memiliki nilai tukar (kurs) dengan uang konvensional (rupiah ataupun dolar AS) ataupun dengan objek bernilai lain yang dianggap setara.

Misalnya emas. Emas dianggap bernilai dan dapat disebut sebagai mata uang, karena bisa digunakan untuk bertransaksi untuk objek lain, misalnya untuk membeli rumah dan lain sebagainya. Dan ini sudah terjadi di ribuan tahun lalu, jauh sebelum munculnya uang kertas yang diterbitkan dan dikendalikan oleh negara.

Hanya saja, dalam perjalanannya secara hukum, termasuk di Indonesia, emas bukanlah currency, bukan alat pembayaran yang sah. Yang sah hanyalah rupiah. Ini yang kita kenal sebagai fiat money. Dan emas berubah status menjadi sekadar “aset” selayak properti.

Sama halnya dengan Bitcoin, di Indonesia ia tidak diakui sebagai uang, tetapi sekadar aset komoditas seperti emas.

Itulah sebabnya, aset kripto layak dijadikan sebagai subjek perdagangan di bursa berjangka (futures contract trading) di Indonesia, di bawah pengawasan Bappebti, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Ini berlaku sejak tahun 2018.

Bitcoin sebagai Aset

Jadi, untuk menggunakan istilah “mata uang kripto” dengan “aset kripto”, sangat bergantung pada konteks peraturan dan di negara mana ia digunakan, walaupun pada dasarnya, Bitcoin misalnya, adalah “uang/money/electronic cash“.

Kembali ke Asal, Apa Itu Bitcoin?

Ini seperti dolar AS. Ia kita sebut uang dan sekaligus aset. Disebut uang karena ia memang sebagai alat pembayaran yang sah (legal tender) yang diterbitkan oleh AS. Tetapi di wilayah Indonesia kita tidak boleh menggunakannya untuk transaksi barang dan jasa.

Tetapi sebagai aset, dolar diperkenankan untuk dibeli dan dijual secara bebas lewat bank atau layanan exchanger di Indonesia.

Ringkasnya, kripto di Indonesia lebih pada istilah aset/produk/barang/produk/komoditas, maka disebut aset kripto (crypto asset), bukan sebagai mata uang (currency) yang dijadikan alat pembayaran.

Rincian aturannya, bisa dibaca di tautan ini. Dan ada artikel khusus Bitcoin, bisa dibaca di sini.

Membeli Kripto

Untuk Anda yang ingin lebih menyelami dan membeli aset kripto, serta cara mendapatkan keuntungan darinya, Anda bisa mencoba bergabung ke komunitas Zipmex Troops.

Zipmex Troops adalah komunitas Zipmex Indonesia yang memberikan ruang bagi seluruh trader maupun investor untuk menjalin networking dan mempelajari aset kripto lebih dalam.

Cetak Investor Kripto Andal, Zipmex Indonesia Luncurkan Zipmex Troops

Zipmex adalah bursa kripto asal Singapura yang sudah teregulasi Bappebti Indonesia. Melalui Zipmex Troops, bursa ini akan memberikan edukasi gratis dan membimbing anggotanya untuk mencapai kebebasan finansial dan menjadi investor andal Tanah Air.

“Kami berharap semua orang memiliki akses menuju kebebasan finansial dan Zipmex Troops mengakomodir hal itu. Salah satu misi kita adalah meruntuhkan dinding-dinding penghalang yang membatasi akses masyarakat ke aset digital. Biasanya akses belajar aset kripto itu, kan mahal. Tetapi dengan Zipmex Troops, itu gratis,” kata Head of Community Zipmex Indonesia Andi, dalam acara ‘Grand Launching Komunitas Zipmex Indonesia’ (18/6/2021).

Selain itu, untuk membeli kripto, Zipmex menjadi tempat yang tepat karena platform iniĀ  menyediakan beragam aset kripto, termasuk Bitcoin, dengan harga yang lebih murah.

Ini adalah keuntungan langsung yang luar biasa sehingga pengguna bisa langsung untung secara nilai di pembelian awal.

Jika Anda khawatir dengan peretasan, Zipmex pun sudah menyediakan perlindungan asuransi senilai US$100 juta yang diakomodir oleh lembaga kustodian ternama BitGo, sehingga aset Anda akan tetap aman. [st]

spot_img

Terkini

spot_img

Terkait